Dalam rangkaian kunjungannya di Yogyakarta Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono mengunjungi museum Presiden Soeharto di Bantul dan menyambangi warga lereng gunung Merapi. Seperti tayangan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (19/10/2013), selain melihat koleksi museum, Presiden SBY juga meminta warga lereng Merapi bersedia untuk di relokasi.
Didampingi ibu negara Ani Yudhoyono dan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Museum Presiden Soeharto di Desa Kemusuk, Kecamatan Sedayu, Bantul. Bersama Agus Harimurti dan Anisa Pohan rombongan Presiden disambut adik tiri Soeharto sekaligus pengelola museum, Probosutedjo dan Titik Soeharto.
SBY pun masuk dan berkeliling melihat berbagai macam koleksi dan benda-benda yang terkait dengan Soeharto. Berbagai momen-momen penting saat bersama keluarga atau kala tengah menjalani tugas kenegaraan dipamerkan di sini.
Museum sekaligus monumen memorial ini dahulunya adalah rumah tempat Soeharto dilahirkan. Satu yang masiih disisakan hanyalah sumur tua, dimana Soeharto kecil dimandikan. Sebelum akhirnya meninggalkan museum, Presiden SBY menuliskan testimoni berupa ucapan terima kasih atas jasa pendahulunya tersebut.
Dalam kunjungan ke Yogyakarta Presiden SBY juga menyambangi warga lereng Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski sudah 3 tahun berlalu pasca meletusnya gunung Merapi, namun relokasi warga di lereng Merapi hingga kini masih menjadi persoalan.
Hingga saat ini ada 656 keluarga Desa Glagaharjo yang belum bersedia direlokasi atau dipindahkan dari lokasi rawan bencana. Seperti Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul dan Srunen.
Selain meminta warga mau direlokasi, dalam kesempatan kunjungan ke lereng Merapi Presiden SBY juga menyerahkan bantuan uang tunai Rp 1 miliar. (Rmn)
Didampingi ibu negara Ani Yudhoyono dan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Museum Presiden Soeharto di Desa Kemusuk, Kecamatan Sedayu, Bantul. Bersama Agus Harimurti dan Anisa Pohan rombongan Presiden disambut adik tiri Soeharto sekaligus pengelola museum, Probosutedjo dan Titik Soeharto.
SBY pun masuk dan berkeliling melihat berbagai macam koleksi dan benda-benda yang terkait dengan Soeharto. Berbagai momen-momen penting saat bersama keluarga atau kala tengah menjalani tugas kenegaraan dipamerkan di sini.
Museum sekaligus monumen memorial ini dahulunya adalah rumah tempat Soeharto dilahirkan. Satu yang masiih disisakan hanyalah sumur tua, dimana Soeharto kecil dimandikan. Sebelum akhirnya meninggalkan museum, Presiden SBY menuliskan testimoni berupa ucapan terima kasih atas jasa pendahulunya tersebut.
Dalam kunjungan ke Yogyakarta Presiden SBY juga menyambangi warga lereng Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski sudah 3 tahun berlalu pasca meletusnya gunung Merapi, namun relokasi warga di lereng Merapi hingga kini masih menjadi persoalan.
Hingga saat ini ada 656 keluarga Desa Glagaharjo yang belum bersedia direlokasi atau dipindahkan dari lokasi rawan bencana. Seperti Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul dan Srunen.
Selain meminta warga mau direlokasi, dalam kesempatan kunjungan ke lereng Merapi Presiden SBY juga menyerahkan bantuan uang tunai Rp 1 miliar. (Rmn)