Apple tengah menghitung-hitung kembali jumlah produksi iPhone terbaru mereka, iPhone 5C, berkaitan dengan lemahnya permintaan pasar terhadap iPhone versi murah tersebut.
Situs asal China C Technology melaporkan Apple akan menyunat jumlah produksi iPhone 5C yang sebelumnya berjumlah 300 ribu unit per hari menjadi 150 ribu unit per hari. Belum ada pernyataan resmi mengenai pengurangan produksi tersebut, tapi itu diyakini karena permintaan pasar terhadap iPhone 5C lebih rendah dibandingkan dengan iPhone 5S.
Kedua iPhone tersebut dirilis bulan lalu. Menurut yang dilansir Cnet, Jumat (11/10/2013), beberapa laporan -- termasuk dari laman Localytics -- menyebutkan bahwa konsumen memang lebih banyak membeli iPhone 5S ketimbang iPhone 5C. Apakah itu dikarenakan harga iPhone 5C yang terlampau mahal?
Seperti yang diketahui, iPhone 5C sebenarnya dilepas Apple untuk bersaing dengan handset kelas menengah. Namun pada kenyataannya dibanderol dengan harga yang tidak bisa dibilang murah. Faktanya iPhone 5C akan dipasarkan dengan harga mulai dari US$ 700 atau sekitar Rp 8,2 juta untuk versi 16 GB.
iPhone 5C dibangun dengan rangka baja yang dibungkus material polikarbonat, dan tersedia dalam lima pilihan warna ceria: kuning, hijau, biru, merah muda, dan putih. Seperti iPhone 5S, perangkat genggam ini juga memiliki layar Retina Display dengan luas 4 inci.
Untuk mendukung kinerja, iPhone 5C diperkuat chip A6 dan sistem operasi iOS 7. Dari segi kamera didukung resolusi 8 MP dengan lima elemen lensa dan filter hybrid infra merah, serta kamera sekunder 1,9 MP. Juga mendukung koneksi LTE dan Bluetooth 4.0. (isk/dew)
Situs asal China C Technology melaporkan Apple akan menyunat jumlah produksi iPhone 5C yang sebelumnya berjumlah 300 ribu unit per hari menjadi 150 ribu unit per hari. Belum ada pernyataan resmi mengenai pengurangan produksi tersebut, tapi itu diyakini karena permintaan pasar terhadap iPhone 5C lebih rendah dibandingkan dengan iPhone 5S.
Kedua iPhone tersebut dirilis bulan lalu. Menurut yang dilansir Cnet, Jumat (11/10/2013), beberapa laporan -- termasuk dari laman Localytics -- menyebutkan bahwa konsumen memang lebih banyak membeli iPhone 5S ketimbang iPhone 5C. Apakah itu dikarenakan harga iPhone 5C yang terlampau mahal?
Seperti yang diketahui, iPhone 5C sebenarnya dilepas Apple untuk bersaing dengan handset kelas menengah. Namun pada kenyataannya dibanderol dengan harga yang tidak bisa dibilang murah. Faktanya iPhone 5C akan dipasarkan dengan harga mulai dari US$ 700 atau sekitar Rp 8,2 juta untuk versi 16 GB.
iPhone 5C dibangun dengan rangka baja yang dibungkus material polikarbonat, dan tersedia dalam lima pilihan warna ceria: kuning, hijau, biru, merah muda, dan putih. Seperti iPhone 5S, perangkat genggam ini juga memiliki layar Retina Display dengan luas 4 inci.
Untuk mendukung kinerja, iPhone 5C diperkuat chip A6 dan sistem operasi iOS 7. Dari segi kamera didukung resolusi 8 MP dengan lima elemen lensa dan filter hybrid infra merah, serta kamera sekunder 1,9 MP. Juga mendukung koneksi LTE dan Bluetooth 4.0. (isk/dew)