Liputan6.com, New York: Penyanyi Janet Jackson meminta maaf kepada pemirsa CBS yang menyaksikan adegan vulgar saat berduet dengan Justin Timberlake dalam siaran paruh waktu final piala sepak bola Amerika, Super Bowl, 1 Februari silam. Dalam konser tersebut, penutup dada Jackson secara tidak sengaja tertarik Timberlake dan payudara kanannya terbuka. "Saya tidak sengaja melakukan itu dan saya minta maaf," ujar adik kandung penyanyi Michael Jackson ini di New York, Amerika Serikat, belum lama berselang.
Dia mengakui kejadian tersebut sangat memalukan karena disaksikan langsung jutaan penonton stasiun televisi CBS dan MTV. Juru bicara Janet Jackson mengatakan, adegan membuka penutup dada memang direncanakan dalam skenario duet tersebut. Namun, hanya menarik penutup dada bagian luar yang berwarna hitam, dan bagian pribadi Janet seharusnya tetap terlindungi secarik renda berwarna merah.
MTV yang menyelenggarakan konser juga mengeluarkan permintaan maaf dan menegaskan insiden itu adalah sebuah kecelakaan yang tidak direncanakan. Juru bicara Justine Timberlake juga telah merilis permintaan maaf kepada CBS dan MTV.
Kasus ini menjadi perbincangan hangat di Negeri Paman Sam. Maklum, siaran ini disaksikan begitu banyak pasang mata. Bahkan, pihak berwajib dan lembaga pengawas media setempat berencana menyelidiki peristiwa kontroversial ini. Menurut kabar, pengawas televisi federal Amerika Serikat sedang mengusut apakah insiden panggung itu masuk dalam kategori tidak layak. Bahkan, Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Michael Powel dengan keras menyatakan bahwa pertunjukan tersebut murahan, kasar, dan patut disesalkan.(TNA/Pin)
Dia mengakui kejadian tersebut sangat memalukan karena disaksikan langsung jutaan penonton stasiun televisi CBS dan MTV. Juru bicara Janet Jackson mengatakan, adegan membuka penutup dada memang direncanakan dalam skenario duet tersebut. Namun, hanya menarik penutup dada bagian luar yang berwarna hitam, dan bagian pribadi Janet seharusnya tetap terlindungi secarik renda berwarna merah.
MTV yang menyelenggarakan konser juga mengeluarkan permintaan maaf dan menegaskan insiden itu adalah sebuah kecelakaan yang tidak direncanakan. Juru bicara Justine Timberlake juga telah merilis permintaan maaf kepada CBS dan MTV.
Kasus ini menjadi perbincangan hangat di Negeri Paman Sam. Maklum, siaran ini disaksikan begitu banyak pasang mata. Bahkan, pihak berwajib dan lembaga pengawas media setempat berencana menyelidiki peristiwa kontroversial ini. Menurut kabar, pengawas televisi federal Amerika Serikat sedang mengusut apakah insiden panggung itu masuk dalam kategori tidak layak. Bahkan, Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Michael Powel dengan keras menyatakan bahwa pertunjukan tersebut murahan, kasar, dan patut disesalkan.(TNA/Pin)