Hansi Flick Bidik Hat-trick Gelar Liga Spanyol Bersama Barcelona, Ingin Ikuti Jejak Guardiola dan Cruyff

Hansi Flick menargetkan gelar Liga Spanyol ketiga beruntun bersama Barcelona untuk mengikuti jejak Pep Guardiola dan Johan Cruyff. Pelatih asal Jerman itu juga

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 23 Mei 2026, 10:52 WIB
Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, mengangkat trofinya ke langit sambil merayakan kemenangan setelah mengalahkan Real Madrid 2-0 untuk menjuarai liga sepak bola Spanyol (La Liga) dengan tiga pertandingan tersisa, di Barcelona, Spanyol, Minggu, 10 Mei 2026. (AP Photo/Joan Mateu Parra)

Liputan6.com, Jakarta - Hansi Flick menegaskan dirinya masih memiliki motivasi besar untuk membawa Barcelona meraih gelar LaLiga ketiga secara beruntun. Pelatih asal Jerman itu ingin mengikuti jejak Pep Guardiola dan Johan Cruyff dalam sejarah Blaugrana.

Flick menikmati dua musim yang sukses bersama Barcelona sejak datang ke Catalunya. Ia berhasil mempersembahkan dua gelar LaLiga beruntun, satu Copa del Rey, dan dua trofi Supercopa de Espana.

Barcelona juga telah memperpanjang kontrak Flick hingga Juni 2028. Keputusan itu menunjukkan kepercayaan besar klub terhadap proyek yang sedang dibangun sang pelatih.

Di sisi lain, Flick berbicara setelah Guardiola mengumumkan bakal meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Guardiola menutup periode 10 tahun yang penuh trofi bersama The Citizens.


Hansi Flick Ingin Ukir Sejarah Baru di Barcelona

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberi instruksi saat menghadapi Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Spanyol, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Flick kini memburu pencapaian yang belum banyak diraih pelatih Barcelona. Dalam sejarah klub, hanya Johan Cruyff dan Guardiola yang mampu membawa Blaugrana menjuarai Liga Spanyol tiga musim berturut-turut.

Pelatih berusia 61 tahun itu memastikan Barcelona tetap lapar gelar meski baru saja menikmati kesuksesan domestik. Ia ingin timnya terus mempertahankan identitas permainan menyerang musim depan.

"Saya seratus persen termotivasi untuk memenangkan gelar ketiga. Kami harus memainkan sepak bola terbaik kami, tetapi itu adalah tujuan besar kami," ujar Flick.

"Kami akan memberikan segalanya untuk mencapainya. Klub-klub lain juga ingin memenangkan LaLiga, tetapi itu adalah target kami," lanjut Flick.


Flick Beri Penghormatan Besar kepada Guardiola

Pelatih Barcelona asal Jerman, Hans-Dieter Flick, meneriakkan instruksi kepada para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Flick juga memberikan pujian tinggi kepada Guardiola yang memutuskan meninggalkan Manchester City. Menurut dia, Guardiola adalah salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola modern.

Guardiola meninggalkan City dengan enam gelar Premier League dan total 20 trofi dalam 10 musim. Pelatih asal Spanyol itu juga mempersembahkan gelar Liga Champions pertama bagi klub pada musim 2022/2023.

"10 tahun saya di sini? Saya rasa tidak. Pada usia 70 tahun, tidak akan bagus jika saya masih di sini. Pep luar biasa karena bisa bertahan 10 tahun di level seperti itu," kata Flick.

"Pep adalah pelatih terbaik di dunia. Dia menunjukkannya dari tahun ke tahun. Bahkan ketika situasi tidak berjalan baik, dia tahu bagaimana mengelolanya," sambung Flick.


Barcelona Tetap Waspada Hadapi Valencia

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara kepada para pemainnya dalam laga La Liga antara Levante dan Barcelona di Valencia, Spanyol, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Alberto Saiz)

Barcelona akan menutup musim domestik dengan menghadapi Valencia yang masih memiliki peluang tampil di kompetisi Eropa. Valencia saat ini berada di posisi kesembilan dan terpaut dua poin dari zona Conference League.

Meski begitu, Barcelona datang dengan modal bagus karena Flick selalu menang dalam tiga pertemuan melawan Valencia di Liga Spanyol. Namun, Blaugrana dipastikan kehilangan Fermin Lopez yang mengalami patah tulang kaki.

"Sangat berat. Dia menjalani musim yang luar biasa. Ini menyakitkan bagi dirinya dan juga kami," tutur Flick mengenai kondisi Fermin Lopez.

"Kami berharap dia bermain di Piala Dunia karena itu adalah impian setiap pemain untuk bersama timnas Spanyol. Dia harus terus bekerja dan kami yakin dia akan kembali lebih kuat," tutup Flick.

Sumber: FotMob


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya