Virzha Ungkap Pesan Almarhum Ayahnya Sebelum Meninggal: Jadi Orang Jujur, Jangan Suka Bohong

Virzha menceritakan, ayahnya banyak memberi nasihat kehidupan kepadanya semasa hidup. Tiap ucapan ayah adalah bekal menjalani karier di dunia seni.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 22 Mei 2026, 22:29 WIB
Virzha menceritakan, ayahnya banyak memberi nasihat kehidupan kepadanya semasa hidup. Tiap ucapan ayah adalah bekal menjalani karier di dunia seni. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kehilangan orang tua meninggalkan duka mendalam, begitupun yang dirasakan Virzha setelah kepergian sang ayah untuk selamanya. Di balik rasa sedih, Virzha menyimpan banyak kenangan serta wejangan berharga yang sempat disampaikan sang ayah sebelum berpulang.

Virzha menceritakan, ayahnya sosok yang sangat banyak memberi nasihat kehidupan kepadanya semasa hidup. Baginya, tiap ucapan ayah bekal berharga untuk menjalani karier dan kehidupan di masa depan.

"Kalau disampaikan ya banyak, banyak. Emm... apa ya kalau Bapak? Banyak hal-lah," kata Virzha di rumah duka, kawasan Tangerang Selatan, Jumat (22/5/2026).

Salah satu pesan yang paling membekas di hati Virzha, peringatan sang ayah agar ia selalu menjaga kesehatan. "Salah satunya mungkin jaga kesehatan, jangan sakit kayak Papa gitu. Jangan sakit kayak Papa, sakit banget. Gitu sih," ungkapnya.

Selain masalah kesehatan, Virzha menyebut almarhum sangat peduli dengan pembentukan karakter dan moral anak sebagai publik figur. Virzha mengaku selalu memegang teguh satu prinsip utama yang selalu ditekankan sang ayah dalam tiap kesempatan.

"Kalau selebihnya lebih ke pribadi. Lebih ke omongan-omongan anak sama Bapaklah," lanjut Virzha.


Bapak Selalu Mengingatkan

Virzha

Prinsip moral tersebut berkaitan erat dengan integritas dalam menjalani hidup sehari-hari di tengah dunia hiburan yang penuh tantangan. Sang ayah sangat menekankan pentingnya memiliki sifat jujur kepada siapapun.

"Kalau dari segi moral, Bapak selalu ngingetin jadi orang jujur saja. Sudah, jadi orang jujur, jangan suka bohong," ungkapnya.

 


Embuskan Napas Terakhir

Meski sang ayah telah tiada, Virzha merasa nilai-nilai tersebut akan terus hidup di dalam jiwanya sebagai pedoman langkah ke depan. Ia merasa beruntung sempat mendengar wejangan tersebut sebelum sang ayah masuk ke masa kritisnya di rumah sakit.

"Ya tadi siang lebih tepatnya jam 13:28 menghembuskan napas terakhirnya," pungkas Virzha.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya