Liputan6.com, Jayapura: Brigadir Jenderal Polisi Made Mangku Pastika resmi menjadi Kepala Kepolisian Daerah Irianjaya, sejak Kamis (25/01) silam. Dia menggantikan Inspektur Jenderal Polisi F.X. Soemardi yang gugur dalam musibah pesawat CASSA 212 yang jatuh di Silimo Jayawijaya 8 Januari silam. Acara pelantikan yang dilakukan di Gedung Elsama Numberi, Jayapura, Irianjaya, itu dipimpin Wakil Kepala Polri Letnan Jenderal Polisi Panji Atmasudija.
Seusai pelantikan, kepada wartawan Mangku mengatakan, meski masih asing di Irian ia akan berusaha menyelesaikan tugas-tugasnya. Terutama untuk membebaskan 16 orang karyawan PT Korindo yang disandera gerakan separatis Papua di Asiki, Merauke. Menurut mantan pejabat sementara Kapolda Nusatenggara Timur itu, saat ini polisi masih menggunakan pendekatan persuasif untuk membebaskan sandera. Namun, jika tak berhasil, polisi dan TNI akan menggunakan tindakan militer untuk membebaskan mereka.
Sejauh ini, Polri sudah menyiapkan 12 orang personel Gegana dari Jakarta untuk menggelar Operasi Pembebasan Sandera. Tim ini rencananya akan didukung tim Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat dan sejumlah pasukan lain.(AWD/Rubai Kadir)
Seusai pelantikan, kepada wartawan Mangku mengatakan, meski masih asing di Irian ia akan berusaha menyelesaikan tugas-tugasnya. Terutama untuk membebaskan 16 orang karyawan PT Korindo yang disandera gerakan separatis Papua di Asiki, Merauke. Menurut mantan pejabat sementara Kapolda Nusatenggara Timur itu, saat ini polisi masih menggunakan pendekatan persuasif untuk membebaskan sandera. Namun, jika tak berhasil, polisi dan TNI akan menggunakan tindakan militer untuk membebaskan mereka.
Sejauh ini, Polri sudah menyiapkan 12 orang personel Gegana dari Jakarta untuk menggelar Operasi Pembebasan Sandera. Tim ini rencananya akan didukung tim Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat dan sejumlah pasukan lain.(AWD/Rubai Kadir)