Menjaga winger Manchester United Ashley Young tidak mudah dan sangatlah berbahaya. Sebab, Young merupakan pemain yang bisa dikatakan andal melakukan trik menjatuhkan diri alias diving. Seperti saat menghadapi Crystal Palace, Sabtu 14 September 2013 lalu.
Pemain belakang Palace Kagisho Dikgacoi, diganjar kartu merah oleh wasit Jon Moss karena dianggap menjegal Young di kotak area kotak penalti di menit ke-44. Tapi lebih parah lagi, Palace harus menerima hukuman tendangan penalti. Tendangan duabelas pas yang dihadiahkan oleh Moss itu jelas tidak disia-siakan Robin van Persie.
Melihat aksi Young yang merugikan Palace di pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 itu membuat Chairman Palace Steve Parish, sangat murka. Menanggapi insiden ini, Parish mengatakan sudah seharusnya Liga Inggris menghukum keras pemain yang ketahuan melakukan diving dengan memberi kartu merah, yang berarti akan menerima hukuman tak boleh bermain di dua pertandingan berikutnya.
"Satu-satunya korban kemarin adalah Kagisho Dikgacoi, dan dia diusir keluar lapangan, dan mendapat hukuman larangan bermain di pertandingan berikutnya," ujar Parish kepada BBC Radio 5, Minggu 15 September 2013 lalu.
"Ashley Young menjatuhkan diri, dan itu terjadi di luar kotak penalti, dan bisa jadi itu bukanlah pelanggaran," ujar Parish menegaskan.
"Ashley Young telah mendapat kartu kuning, dan tiga poin, kami tidak mendapatkan apa pun, dan kehilangan satu pemain di pertandingan selanjutnya," imbuh Parish dengan nada kesal.
"Dalam pertandingan ini kami bisa saja mendapat poin yang bisa mendongkrak posisi kami. Kami harus bisa mencari momentum yang baik di balik insiden ini," pungkas Parish.
Sementara Manajer Palace Ian Holloway, menolak untuk mendiskusikan insiden yang merugikan timnya itu. Berbeda dengan Holloway, Manajer MU David Moyes, malah mengeluarkan pernyataan tidak akan menindak tegas pemainnya yang melakukan trik diving. (Vin)
Advertisement