Korban Ledakan Bom di Peureulak Bertambah

Sebuah bom rakitan meledak saat warga Peureulak, Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam, merayakan malam Tahun Baru. Sembilan orang tewas dan satu di antaranya bayi.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Januari 2004, 17:57 WIB
Liputan6.com, Peureulak: Perayaan Tahun Baru di Peureulak, Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (31/12), diwarnai ledakan bom rakitan yang menewaskan sembilan orang dan 29 lainnya luka-luka. Ledakan terjadi sekitar pukul 22.20 WIB, saat warga tengah menyaksikan panggung rakyat di sebuah lapangan sepak bola di Peureulak [baca: Perayaan Tahun Baru di Aceh, Delapan Tewas].

Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Langsa. Dari sembilan korban tewas dua di antaranya belum dapat diidentifikasi, masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Tujuh korban yang dapat dikenali adalah Burhanudin Ilyas (14), Ernawati (18), Nuraini, Asmaliyah (38), Yulia Savitri (satu setengah tahun), Syahrizal (7), dan Julilawati (13).

Berdasarkan pemantauan SCTV, siang tadi, tiga jenazah korban sudah dibawa keluarga untuk dimakamkan. Sedangkan enam orang lainnya masih berada di kamar mayat RS Langsa. Yulia Savitri, korban tewas yang masih balita berasal dari Desa Lhok Dalam.

Wakil Panglima Komando Operasi TNI Brigadir Jenderal Safzen Nurdin rencananya akan meninjau lokasi kejadian dan mengunjungi para korban yang masih dirawat di RS Langsa. Pihak TNI menduga, bom sengaja diletakkan Gerakan Aceh Merdeka di bawah panggung pertunjukan.(YYT/Mohammad Natsier)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya