Ini Alasan XLSmart Tak Bagi Dividen Tahun Buku 2025

XLSmart memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham untuk Tahun Buku 2025. Ini alasan perusahaan.

oleh IskandarDiterbitkan 20 Mei 2026, 19:02 WIB
Direktur & Chief Financial Officer (CFO) PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk, Antony Susilo, dalam RUPST yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Liputan6.com/Iskandar

Liputan6.com, Jakarta - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham untuk Tahun Buku 2025. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Direktur & Chief Financial Officer (CFO) PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk, Antony Susilo, menjelaskan keputusan ini diambil demi memprioritaskan penguatan struktur keuangan perusahaan, terutama untuk mendanai proses integrasi pascamerger serta melakukan ekspansi jaringan secara masif.

"Kita tahu bahwa di peraturan perundangan perseroan terbatas, kalau perusahaan mengalami kerugian maka tidak wajib memberikan dividen. Pada 2025, XLSmart mencatatkan kerugian, makanya tahun 2026 ini kami tidak memberikan dividen," paparnya.

Sebagai informasi, XLSmart mencatatkan kerugian Rp 4,4 triliun pada tahun buku 2025. Kerugian tersebut lebih besar dibandingkan pada sembilan bulan pertama 2025, yaitu sekitar Rp 2,6 triliun.

Kendati absen membagikan dividen dari laba bersih tahunan, manajemen XLSmart mengungkapkan bahwa perusahaan telah memberikan apresiasi besar kepada pemegang saham melalui special dividend (dividen spesial) pada akhir 2025.

Mewakili perusahaan, Antony menyampaikan permohonan maaf kepada para pemegang saham (shareholders) atas keputusan absennya dividen pada tahun ini.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa komitmen perusahaan dalam memberikan keuntungan bagi investor telah ditunaikan secara agresif pada tahun berjalan 2025.

"Kami memohon maaf kepada para pemegang saham karena untuk tahun ini (2026) kami belum bisa membagikan dividen. Namun perlu diingat, pada November 2025, perusahaan sudah memberikan special dividend yang nilainya mencapai hampir Rp 3 triliun," ucapnya.

Antony menambahkan, insentif yang dikucurkan tersebut sebenarnya merupakan dividen kedua yang dibagikan perusahaan sepanjang tahun 2025.

Sebelum dividen spesial itu cair, XLSmart Telecom juga tercatat telah membagikan dividen reguler kepada para investor. Pembagian keuntungan yang bertubi-tubi pada tahun lalu itu menegaskan bentuk apresiasi tertinggi manajemen terhadap loyalitas para investor.

Prioritaskan Anggaran untuk Integrasi dan Jaringan 5G

Menatap tahun buku berjalan, emiten telekomunikasi ini memilih untuk bersikap disiplin dalam mengalokasikan arus kasnya. Manajemen menegaskan seluruh perolehan laba dan hasil keuangan perusahaan saat ini akan dialokasikan kembali untuk memperkuat fundamental perseroan, terutama dalam merapikan infrastruktur jaringan.

Langkah ini tidak lepas dari proses integrasi besar yang sedang diarungi perusahaan sejak beberapa tahun terakhir. Berdasarkan rencana strategis perseroan, masa integrasi ini dijadwalkan berlangsung hingga April 2027. Kendati demikian, manajemen optimistis fase-fase krusial dapat rampung lebih awal pada tahun ini.

"Prioritas kami saat ini adalah mengalokasikan semua hasil keuangan untuk memperkuat jaringan dan meningkatkan kualitas infrastruktur. Kami juga akan lebih disiplin dalam melakukan investasi, khususnya untuk rekapitalisasi jaringan 4G dan pengembangan 5G," ungkap Antony.

Dengan tahapan integrasi jaringan antara XL Axiata dan Smartfren yang telah mencapai 70 persen, ia meyakini fokus perusahaan dapat segera beralih penuh pada peningkatan profitabilitas di masa mendatang.

Sinergi Pascamerger

Demi mendongkrak kinerja keuangan ke depan, XLSmart telah menyiapkan sejumlah strategi jangka panjang. Fokus utama perseroan adalah memaksimalkan realisasi sinergi dari aksi merger yang telah dilakukan, yang diharapkan dapat menekan beban operasional secara signifikan.

Selain melakukan efisiensi biaya, perusahaan juga membuka peluang untuk mengerek pendapatan melalui penyesuaian harga layanan yang kompetitif serta peningkatan kualitas pengalaman pelanggan.

Tidak hanya bermain di pasar ritel, XLSmart Telecom juga siap melebarkan sayap bisnisnya ke sektor korporasi dan digital.

"Ke depan, kami akan mengekspansi bisnis di sektor enterprise (korporasi) dan juga layanan digital. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan nilai pemegang saham dan mencetak pertumbuhan masa depan yang berkelanjutan," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya