Liputan6.com, Malang: Sejumlah unsur masyarakat di Kota Malang, Jawa Timur, menggelar Deklarasi Antipolitisi Busuk di Universitas Brawijaya, baru-baru ini. Kegiatan yang menjadi bagian dari Deklarasi Gerakan Moral Nasional ini menolak politisi tercela yang akan dipilih dalam Pemilihan Umum 2004, baik sebagai anggota legislatif mau pun calon pemimpin negara.
Di tingkat Kota Malang, warga diminta tidak memilih anggota DPRD yang dinilai gagal mengemban amanat rakyat. Peringatan dini tersebut disertai catatan sejumlah kasus yang dilakukan anggota Dewan di Kota dan Kabupaten Malang serta Kota Batu.
Dalam pertemuan ini juga disinggung ketidakmampuan kejaksaaan dan polisi setempat menangani berbagai kasus politisi. Namun tim pemrakarsa gerakan nasional ini juga mendapat kritik dari para mahasiswa. Mereka mempertanyakan jaminan bahwa figur baru tak akan melakukan pelanggaran hukum.
Rencana beberapa elemen masyarakat untuk mempublikasikan daftar politikus hitam memang ditanggapi beragam [baca: Daftar Politikus Hitam Ditanggapi Beragam]. Sebagian kalangan menilai rencana itu cukup positif untuk menghasilkan penyelenggara negara yang memiliki integritas tinggi.(COK/Noor Ramadan dan Eko Saktia)
Di tingkat Kota Malang, warga diminta tidak memilih anggota DPRD yang dinilai gagal mengemban amanat rakyat. Peringatan dini tersebut disertai catatan sejumlah kasus yang dilakukan anggota Dewan di Kota dan Kabupaten Malang serta Kota Batu.
Dalam pertemuan ini juga disinggung ketidakmampuan kejaksaaan dan polisi setempat menangani berbagai kasus politisi. Namun tim pemrakarsa gerakan nasional ini juga mendapat kritik dari para mahasiswa. Mereka mempertanyakan jaminan bahwa figur baru tak akan melakukan pelanggaran hukum.
Rencana beberapa elemen masyarakat untuk mempublikasikan daftar politikus hitam memang ditanggapi beragam [baca: Daftar Politikus Hitam Ditanggapi Beragam]. Sebagian kalangan menilai rencana itu cukup positif untuk menghasilkan penyelenggara negara yang memiliki integritas tinggi.(COK/Noor Ramadan dan Eko Saktia)