Harga Emas Pegadaian 20 Mei 2026, Antam hingga UBS Kompak Naik

Cek rincian harga emas di Pegadaian hari ini Rabu 20 Mei 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 20 Mei 2026, 08:30 WIB
Petugas menunjukkan koleksi lempengan emas di Pegadaian, Jakarta, Selasa (18/5/2021). Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada 17 Mei 2021 berada di posisi lebih tinggi dibanding hari sebelumnya. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas Pegadaian hari ini Rabu 20 Mei 2026 untuk harga UBS, Antam, dan Galeri24 kompak naik masing-masing ke Rp 2.845.000, Rp 2.887.000, dan Rp 2.782.000 per gram. Harga tersebut sewaktu-waktu bisa berubah.

Adapun harga tiga jenama emas itu di Pegadaian pada Selasa (19/5/2026) kemarin yakni UBS Rp 2.788.000, Antam Rp 2.861.000, dan Galeri24 Rp 2.756.000 per gram.

Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram. Sementara harga emas antam di Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan dari 0,5 hingga 100 gram.

Untuk harga emas antam di laman resmi Logam Mulia, diperbarui setelah pukul 08.30 WIB.

Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian hari ini Rabu (20/5/2026), seperti dikutip dari Antara:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.460.000
  • 1 gram: Rp2.782.000.
  • ‎2 gram: Rp5.499.000
  • ‎5 gram: Rp13.644.000
  • ‎10 gram: Rp27.216.000
  • ‎25 gram: Rp67.674.000
  • ‎50 gram: Rp135.242.000
  • ‎100 gram: Rp270.349.000
  • ‎250 gram: Rp674.214.000
  • ‎500 gram: Rp1.348.427.000
  • ‎1.000 gram: Rp2.696.852.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp1.496.000
  • ‎1 gram: Rp2.887.000
  • ‎2 gram: Rp5.712.000
  • 3 gram: Rp8.541.000
  • ‎5 gram: Rp14.201.000
  • 10 gram: Rp28.344.000
  • ‎25 gram: Rp70.729.000
  • ‎50 gram: Rp141.376.000
  • ‎100 gram: Rp282.671.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp1.538.000
  • ‎1 gram: Rp2.845.000
  • ‎2 gram: Rp5.645.000
  • ‎5 gram: Rp13.949.000
  • 10 gram: Rp27.749.000
  • ‎25 gram: Rp69.237.000
  • ‎50 gram: Rp138.191.000
  • ‎100 gram: Rp276.273.000
  • 250 gram: Rp690.477.000
  • ‎500 gram: Rp1.379.334.000

Harga Emas Merosot Tertekan Keperkasaan Dolar AS

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Diberitakan sebelumnya, harga emas dunia merosot 2% pada perdagangan Selasa. Keperkasaan mata uang dolar AS serta kekhawatiran inflasi yang berkepanjangan terus mendongkrak ekspektasi kenaikan suku bunga acuan dan melambungkan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury).

Dikutip dari CNBC, Rabu (20/5/2026), harga emas di pasar spot, turun 2% ke level USD 4.474,40 per ons. Pada sesi awal perdagangan, harga logam mulia ini bahkan sempat menyentuh level terendahnya sejak akhir Maret lalu. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni juga ikut melemah 1,8% ke posisi USD 4.476,80.

Kenaikan Suku Bunga Global Jadi Beban Utama

Analis dari Marex, Edward Meir, menjelaskan bahwa pelemahan emas kali ini dipicu oleh pergerakan serentak suku bunga di berbagai belahan dunia.

“Kita sedang melihat kenaikan suku bunga riil di banyak negara di seluruh dunia, dan hal itulah yang paling membebani emas saat ini. Dolar AS yang semakin kuat juga memberikan dampak negatif,” ujar Edward Meir.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS saat ini bertengger di dekat level tertinggi dalam satu tahun terakhir, bersamaan dengan indeks dolar AS yang terus menguat. Kedua instrumen ini melesat seiring antisipasi investor terhadap potensi perubahan kebijakan Bank Sentral AS (The Fed) yang cenderung lebih ketat (hawkish) demi meredam inflasi akibat lonjakan harga energi.

 

 

Efek Domino Lonjakan Harga Minyak Dunia

Ilustrasi harga minyak dunia hari ini (Foto By AI)

Tingginya imbal hasil obligasi secara otomatis meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) dalam memegang emas, mengingat komoditas ini tidak memberikan imbal hasil atau bunga. Di sisi lain, penguatan dolar AS membuat komoditas yang dihargai dengan mata uang tersebut menjadi jauh lebih mahal bagi para pemilik mata uang lainnya.

Di saat yang sama, harga minyak mentah jenis Brent masih bertahan di level tinggi. Kondisi ini kian memicu kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi global akibat meroketnya biaya bahan bakar.

Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, Ole Hansen, memberikan catatan terkait prospek emas jangka pendek:

“Meskipun alasan struktural untuk berinvestasi pada emas sebagian besar tetap utuh, perkembangan makroekonomi jangka pendek telah menciptakan latar belakang yang lebih menantang bagi pergerakan harga,” tulis Ole Hansen.

“Begitu tekanan langsung terkait sektor energi mulai mereda, permintaan dari bank sentral mungkin akan muncul kembali sebagai penggerak utama pasar,” tambahnya.Kini, perhatian para investor global tertuju pada rilis notulen rapat kebijakan (minutes of meeting) The Fed yang dijadwalkan keluar pada hari Rabu, guna membaca arah kebijakan moneter AS ke depan.

Pergerakan Logam Mulia LainnyaKejatuhan harga emas juga menyeret komoditas logam berharga lainnya pada sesi perdagangan yang sama:

Sementara itu, harga perak ikut anjlok 5,7% ke level USD 73,25 per ons. Harga platinum merosot 2,8% ke posisi USD 1.923,55 per ons dan harga palladium jatuh 3,3% ke angka USD 1.371,25 per ons.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya