VVONDERLAND Comeback dengan Warna Baru, Gandeng Alyssa Ananta di Lagu Blanket & Moon

Proses kreatif lagu "Blanket & Moon" dari VVONDERLAND melibatkan sinergi dari tiga titik koordinat geografis berbeda yakni Swiss, Jakarta, dan Palembang.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 20 Mei 2026, 10:00 WIB
Proses kreatif lagu "Blanket & Moon" dari VVONDERLAND melibatkan sinergi dari tiga titik koordinat geografis berbeda yakni Swiss, Jakarta, dan Palembang. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi VVONDERLAND)

Liputan6.com, Jakarta - Unit pop alternatif asal Palembang, VVONDERLAND, menandai kembalinya mereka ke industri musik Tanah Air. Menggandeng penyanyi Alyssa Ananta, mereka meluncurkan lagu baru "Blanket & Moon." Proses kreatif lagu ini unik karena melibatkan sinergi dari tiga titik koordinat geografis berbeda. Para personel tetap mampu menjaga kekompakan meski bekerja terpisah jarak antara Swiss, Jakarta, dan Palembang.

"Kami membuktikan jarak geografis justru menjadi bumbu utama yang memberi keunikan tersendiri dalam karya VVONDERLAND saat ini," kata Bayu, sang komposer, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Dalam pembagian tugas, Bayu yang menetap di Swiss meramu ide-ide besar untuk kemudian diolah lebih lanjut di Palembang. Sementara Evan yang merupakan eks-personel band Derai berperan dalam menjaga agar akar sonik VVONDERLAND tetap relevan dan modern. "Saya fokus menjaga identitas musik VVONDERLAND agar tetap segar namun tidak meninggalkan karakter asli yang sudah terbangun," jelas Evan selaku produser.

Kehadiran Dedek Kamajaya sebagai gitaris virtuoso juga memberi dimensi instrumen yang kuat dan berkarakter pada lagu ini. Gitaris ini menceritakan perannya menjembatani kebutuhan produksi antara daerah dan ibu kota.

"Keberadaan saya di Jakarta memudahkan koordinasi dan memperkuat jembatan komunikasi antara band dengan ekosistem musik nasional," ucap Dedek Kamajaya. Pencarian sosok vokalis yang tepat untuk mengisi nyawa dalam lagu ini bermuara pada Alyssa Ananta. Kerja sama ini bermula dari telinga tajam gitaris Mai "Armada" yang saat ini memproduseri proyek solo dari Alyssa Ananta.

"Gue melihat ada frekuensi yang sama antara project yang sedang gue kerjakan bareng Alyssa dengan vibe musik yang dibangun Bayu dan Evan. Begitu mereka kirim demo 'Blanket & Moon,' gue langsung tahu kalau suara Alyssa adalah potongan puzzle yang hilang di lagu ini," ungkap Mai Armada.

 


Dari Sisi Teknis Produksi

Proses kreatif lagu "Blanket & Moon" dari VVONDERLAND melibatkan sinergi dari tiga titik koordinat geografis berbeda yakni Swiss, Jakarta, dan Palembang. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi VVONDERLAND)

Secara musikal, "Blanket & Moon" menyajikan kontradiksi antara kemegahan produksi dengan lirik yang membumi. Lagu ini menangkap potret kejujuran cinta melalui diksi yang sederhana seperti penggunaan selimut bekas hingga gelas plastik yang berantakan di dalam mobil.

Dari sisi teknis produksi, proses mixing dan mastering lagu ini dirancang untuk memberi ruang ambience yang luas bagi pendengar. Evan memastikan kualitas audio tetap memenuhi standar industri musik modern tanpa menghilangkan sisi personal lagu tersebut.


Label Besar

Untuk memperluas jangkauan pendengar, VVONDERLAND bekerja sama bersama manajemen P4 Entertainment dan label VMC Music. Bergabungnya VVONDERLAND ke dalam naungan label besar ini bukti keseriusan mereka dalam menapaki tangga persaingan musik nasional.

VVONDERLAND berharap karya teranyarnya memberi warna baru bagi playlist harian para pendengar. Single 'Blanket & Moon' oleh VVONDERLAND feat. Alyssa Ananta sudah tersedia di seluruh platform musik digital.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya