Citizen6, Jakarta: “Indonesia – Jepang Selalu Bersama”. Itulah tema yang diangkat oleh Jak-Japan Matsuri tahun ini. Didasari 55 tahun hubungan persahabatan Jepang – Indonesia, event tahunan yang diselenggarakan oleh panitia Jak-Japan Matsuri bekerja sama dengan Kedutaan Besar Jepang dan Pemda DKI Jakarta ini berharap bahwa dengan diadakannya acara ini Indonesia – Jepang terus dapat selalu bersama. Pembukaan Jak-Japan Matsuri di selenggarakan di JS Luwansa Hotel & Convention Center yang baru saja diresmikan, terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tempat yang lebih luas, stage yang lebih lebar, dan pencahayaan yang sangat baik pun menambah semarak pembukaan acara yang dimulai pada pukul 13.30wib, Minggu 1 sepetember 2013.Dubes Yoshinori Katori bersama dengan Bapak Arie Budhiman (Kadis Pariwisata DKI Jakarta mewakili gubernur) menandai pembukaan rangkaian Jak-Japan Matsuri 2013 dengan pemukulan taiko. Dilanjutkan dengan kehadiran pengisi acara Kokoro no Tomo serta penampilan yang riang dan bersemangat dari grup musik JKT 48 menambah kemeriahan di ballroom JS Luwansa Hotel.Yang tidak kalah serunya adalah ajang kompetisi kuliner “Sushi Battle” yang selalu menjadi pusat perhatian para penonton yang datang. Kompetisi yang diikuti oleh 9 restoran Jepang di Jakarta, tahun ini dimenangkan oleh Sakura Japanese Restaurant yang diwakili oleh Chef Subhan Saverino bersama dengan Chef Priyono dari Sushi Sei karena masing-masing Chef memperoleh skor yang sama. Kedua chef handal ini dengan kecepatan, keahlian dan kreatifitas mereka berhasil mengalahkan 7 chef lainnya dari Honoka, Yuzo, Sakana, Goemon, Kira Kira Ginza, dan Honzen.Ada yang unik dari tim juri kali ini. Dua orang penonton terpilih untuk ikut memberikan penilaian kepada para peserta Sushi Battle. Cara pemilihan juri yang mewakili penonton ini pun terbilang menarik. Dua orang pengunjung yang paling cepat menelpon nomor yang tertera pada layar, merekalah yang beruntung untuk bergabung bersama juri-juri besar lainnya seperti Bapak & Ibu Yoshinori Katori Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Bapak Lucky Wanandi (Owner JS Luwansa Hotel), artis senior Christin hakim, dan Bapak Arie Budhiman (Kadis Pariwisata DKI Jakarta).Dalam jumpa pers yang diadakan di lantai 3 JS Luwansa Hotel Jakarta, Chef Subhan Saverino yang kerap disapa Veri dari Sakura mengungkapan alasannya menggeluti dunia Sushi; “Saya hanya sekedar menyalurkan hobi. Dan saya juga menyukai seni dan keindahan yang ada pada sushi”. “Dengan persiapan yang cukup singkat, saya senang dan bangga bisa terus mempertahankan gelar juara yang telah 3 kali diraih oleh para Chef dari Sakura Japanese Restaurant” ujarnya.Chef Veri menjelaskan “Kompetisi tahun ini terbilang lebih fleksibel, karena panitia memberikan pilihan bagi para peserta untuk memilih jenis kreasi sushi yang akan dibuatnya. Jika ditahun-tahun sebelumnya jenis sushi ditentukan hanya sushi tradisional saja yaitu nigiri sushi, ditahun ini peserta diperbolehkan membuat temari sushi (sushi ball) atau Oshizushi (sushi yang dicetak dengan alat bantu kayu). Bahan baku ikan tuna yang kami gunakan pun telah diseleksi, kami menggunakan bagian ikan yang lebih mendekati perut ikan karena mengandung lebih banyak minyak. Begitu juga udang jerebung yang digunakan, rasa manis yang dihasilkan udang jenis ini memberikan cita rasa tersendiri bila digabungkan dengan nasi sushi, karena nasinya telah dicampur dengan cuka”. (Dewi Astuti/kw)Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke citizen6@liputan6.com
Advertisement