Liverpool Krisis, 3 Rapor Merah yang Membuat Arne Slot Layak Dipecat

Performa Liverpool yang menurun drastis musim ini membuat masa depan Arne Slot layak dipertanyakan.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 19 Mei 2026, 08:30 WIB
Pelatih Liverpool, Arne Slot saat laga Liga Inggris 2025/2026 melawan West Ham di London Stadium, London, Inggris, Minggu (30/11/2025) waktu setempat. (AFP/Ben Stansall)

Liputan6.com, Jakarta - Perhatian publik mulai tertuju pada masa depan Arne Slot setelah Liverpool mengalami penurunan performa yang signifikan pada musim ini, setelah berhasil meraih kesuksesan besar dengan menjuarai Premier League pada musim debut.

Ketegangan semakin meningkat setelah Mohamed Salah melontarkan pernyataan yang dianggap menyindir strategi tim dan arah permainan klub. Pernyataan tersebut menunjukkan ketidakpuasan yang mendalam terhadap kondisi saat ini dan mencerminkan kekhawatiran pemain terhadap hasil yang kurang memuaskan.

Walaupun Liverpool memulai era Slot dengan performa yang sangat menjanjikan, kini mereka berada dalam masa sulit. Meskipun sudah mengeluarkan lebih dari 400 juta pound untuk mendatangkan pemain baru, hasil yang didapat justru tidak memuaskan dan peluang untuk lolos ke zona Liga Champions semakin menipis.

Keadaan semakin memburuk setelah tim mengalami kekalahan 4-2 dari Aston Villa. Salah, yang kabarnya akan pergi dari klub di akhir musim, menekankan pentingnya agar Liverpool kembali menerapkan gaya permainan menyerang yang menjadi ciri khas mereka.

Ia menegaskan bahwa tim harus kembali menjadi heavy metal football yang ditakuti oleh lawan dan menekankan betapa pentingnya identitas permainan yang tidak boleh dikompromikan. 


1. Jumlah Kekalahan

Pelatih Liverpool, Arne Slot, yang berasal dari Belanda, memberikan tanggapan setelah timnya kehilangan gol pertama di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Paris.

Dalam hal statistik, musim ini tercatat sebagai salah satu yang paling buruk dalam sejarah klub. Liverpool telah mengalami 20 kekalahan di semua kompetisi, sebuah angka yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu musim di era modern klub.

Catatan buruk ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai konsistensi dan efektivitas taktik yang diterapkan oleh Slot. Di tengah situasi yang penuh tekanan ini, masa depan Slot menjadi semakin tidak jelas.

Situasi semakin rumit dengan adanya kabar bahwa beberapa nama calon pengganti, seperti Xabi Alonso, sebelumnya sempat dihubungkan dengan Liverpool. Namun, kini Alonso telah resmi menangani Chelsea, yang menambah kompleksitas pada isu pelatih yang dihadapi oleh Liverpool saat ini. Dengan kondisi yang tidak menentu ini, jelas bahwa klub harus segera menemukan solusi untuk mengatasi krisis yang sedang berlangsung.


2. Kemasukan Gol

Arne Slot dan Jeremie Frimpong berjabat tangan saat pergantian pemain dalam pertandingan Liga Champions antara Eintracht Frankfurt dan Liverpool di Frankfurt, Jerman, pada 23 Oktober 2025. (AP)

Permasalahan lain muncul pada sektor pertahanan tim. Liverpool telah kebobolan sebanyak 52 gol di Premier League, yang merupakan jumlah tertinggi dalam sejarah klub selama era 38 pertandingan.

Lanjut Baca:

Selain itu, mereka juga menjadi tim yang paling banyak kebobolan dari situasi bola mati di liga, dengan total 20 gol. Kelemahan ini sangat terlihat dalam beberapa pertandingan krusial, termasuk saat berhadapan dengan Aston Villa. Lini belakang yang lemah juga menjadi perhatian utama dari tim lawan. Hal ini menunjukkan bahwa ada masalah yang perlu segera diatasi oleh pelatih dan staf teknis agar dapat meningkatkan performa tim di sisa musim. Jika tidak, Liverpool akan terus menghadapi kesulitan dalam menjaga gawang mereka tetap aman dari serangan lawan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya