Asosiasi Desak Pemerintah Thailand Naikkan Pajak Impor EV China

Serbuan mobil listrik murah asal China di Thailand, ternyata sudah mengancam industri lokal di negara tersebut

oleh Arief AszhariDiterbitkan 18 Mei 2026, 14:08 WIB
Industri Lokal Terancam, Thailand Desak Pajak Impor EV China Dinaikan (Paultan)

Liputan6.com, Jakarta - Serbuan mobil listrik murah asal China di Thailand, ternyata sudah mengancam industri lokal di negara tersebut. 10 asosiasi yang mewakili lebih dari 1.500 pemain di industri otomotif Negeri Gajah Putih pun melobi pemerintah untuk menaikan pajak mobil listrik impor utuh alias CBU.

Berdasarkan laporan dari The National, Asosiasi Kendaraan Listrik Thailand (EVAT), Asosiasi Produsen Suku Cadang Otomotif Thailand (TAPMA), dan kelompok industri terkait akan mengajukan proposal darurat kepada pemerintah, untuk segera meminta kenaikan pajak cukai mobil listrik CBU, setidaknya hingga 32 persen. Hal tersebut, sebagai bagian dari strategi untuk melindungi ekosistem otomotif Thailand.

Kelompok tersebut memperingatkan bahwa industri otomotif Thailand tengah menghadapi krisis paling serius, seiring dengan peralihan ke kendaraan listrik (EV).

Kelompok ini juga mengatakan bahwa transisi cepat ke EV, dikombinasikan dengan keunggulan biaya model impor CBU dari China, dapat sangat melemahkan produksi lokal dan mengancam kelangsungan hidup produsen suku cadang otomotif Thailand.

Selain itu, untuk memproduksi kendaraan di Thailand membutuhkan biaya sekitar 30 hingga 40 persen lebih banyak, dibanding mengimpor mobil serupa dari China. Kondisi ini, jelas merugikan produsen dan pemasok suku cadang lokal.

Dengan begitu, asosiasi menginginkan pajak cukai untuk EV CBU dinaikkan menjadi setidaknya 32 persen, dan menciptakan selisih 30 poin persentase dengan kendaraan listrik produksi dalam negeri, yang saat ini dikenakan pajak cukai sebesar 2 persen.

Selain itu, asosiasi juga beralasan bahwa pajak yang lebih tinggi akan membantu menutupi kesenjangan biaya antara EV CKD dan CBU, sekaligus mendorong produsen mobil untuk terus berinvestasi ke produksi lokal.

 

Kuota Impor CBU asal China 

Sementar itu, koalisi tersebut juga mengusulkan insentif berupa sistem kuota impor, yang terkait langsung dengan produksi lokal.

Berdasarkan proposal yang diajukan, perusahaan yang melakukan investasi nyata dalam produksi kendaraan di Thailand, diizinkan untuk mengimpor EV dengan tarif pajak cukai yang lebih rendah sebesar 10 persen.

Namun, kuota tersebut akan dibatasi tidak lebih dari 10 persen dari volume produksi masing-masing perusahaan.

Terakhir, asosiasi ini juga mengupayakan aturan kandungan lokal sebesar 80 persen, dengan mengacu kepada nilai kendaraan yang dijual di pasar Thailand.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya