Liputan6.com, Jakarta - Manchester United akhirnya harus menerima kenyataan kehilangan Rasmus Hojlund secara permanen pada musim panas ini. Napoli sukses memenuhi syarat yang membuat klausul pembelian sang striker otomatis aktif.
Klub Serie A itu memastikan tiket Liga Champions musim depan setelah menghajar Pisa dengan skor 3-0 pada laga Serie A, Minggu waktu setempat. Hasil tersebut sekaligus meresmikan transfer permanen Hojlund dari Old Trafford ke Naples.
Advertisement
Hojlund sendiri tampil penting dalam pertandingan penentu tersebut. Penyerang asal Denmark itu menyumbang assist untuk Scott McTominay sebelum ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-92.
Kesepakatan permanen ini dikabarkan bernilai sekitar 38 juta pounds. Setelah sempat dianggap tidak masuk rencana Manchester United, Hojlund kini justru menemukan kembali performa terbaiknya bersama Napoli.
Perpisahan yang Berat bagi Hojlund
Keputusan meninggalkan Manchester United ternyata bukan hal mudah bagi Hojlund. Sang striker mengaku emosional ketika harus mengucapkan salam perpisahan kepada klub yang pernah menjadi impian masa kecilnya.
Selama membela Napoli sebagai pemain pinjaman musim ini, Hojlund berhasil menunjukkan kualitas yang sempat sulit muncul di Premier League. Ia tampil tajam dengan koleksi 11 gol dan enam assist dari 32 pertandingan liga.
Performa impresif itu membuat Napoli tidak ragu mempertahankannya. Direktur olahraga Napoli, Giovanni Manna, bahkan sebelumnya sudah memberi sinyal bahwa klub ingin mempermanenkan Hojlund tanpa melihat posisi akhir tim di klasemen.
Melalui unggahan di media sosial, Hojlund mengungkapkan isi hatinya terkait perpisahan tersebut. "Mengucapkan selamat tinggal kepada Manchester United adalah sesuatu yang terasa emosional juga. Mimpi masa kecilku menjadi kenyataan dengan bermain di Old Trafford dengan jersey merah," tulisnya di akun Instagramnya, @rasmus.hoejlund.
Pesan Menyentuh untuk Fans dan Seluruh Keluarga MU
Meski kini membuka lembaran baru bersama Napoli, Hojlund tetap menunjukkan rasa hormat besar kepada Manchester United. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para pendukung, pemain, hingga staf klub.
Dukungan yang diterimanya selama berada di Old Trafford disebut tetap memiliki arti penting dalam perjalanan kariernya. Namun, pengalaman positif di Italia membuatnya kembali menemukan rasa percaya diri yang sempat hilang.