Pendapatan Tukang Becak di Pemalang Melorot

Para penarik becak di Tegal dan Pemalang, Jateng, mengeluh karena pendapatan mereka melorot. Penumpang kini lebih senang naik angkot atau ojek lantaran ongkosnya lebih murah.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 November 2003, 09:14 WIB
Liputan6.com, Tegal: Penarik becak di Tegal dan Pemalang, Jawa Tengah, mengeluh. Belakangan, pendapatan mereka merosot. Mereka juga tak dapat memetik banyak untung dari para pemudik. Sebab, sudah banyak angkutan kota dan ojek motor.

Mereka pantas sedih. Soalnya warga dan para pemudik lebih senang naik angkot atau ojek. Pertimbangan mereka, selain waktu, ongkos angkot dan ojek lebih murah ketimbang naik becak. Belum lagi, persaingan antara sesama pengayuh becak sendiri. Jadilah mereka sulit mendapat duit lebih.

Tak bisa dimungkiri, di kedua kabupaten itu kini ada ribuan tukang becak. Karena terus-terusan terdesak, mereka mengadu ke DPRD Kabupaten Pemalang. Kepada anggota Dewan, mereka minta dibuat aturan dan pembatasan operasi buat angkot dan ojek. Tujuannya agar penarik becak tetap bisa mencari nafkah.(ICH/Sugihartono dan Budi Harto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya