TNI AD dan Jokowi Dekat, Kadispen: Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Rukman Ahmad meminta kedekatan TNI AD dengan Jokowi tidak dilihat dari sudut pandang politik.

oleh Addy HasanDiterbitkan 20 Agustus 2013, 10:21 WIB
Kepala Dinas Penerangan TNI Brigjen Rukman Ahmad mengatakan, kedekatan TNI Angkatan Darat dengan pemimpin daerah, seperti Gubernur DKI Jakarta Joko Widoddo, sebagai hal lumrah. Dia meminta kedekatan, seperti adanya kegiatan Karya Bhakti TNI membersihkan Sungai Ciliwung pada Rabu 14 Agustus yang lalu, tidak dilihat dari sudut pandang politik.

"TNI tidak pernah berpolitik. Itu salah. Jangan ditafsirkan macam-macam," kata Rukman Ahmad di Jakarta, Senin (19/8/2013).

Dalam sejumlah kesempatan, Jokowi yang namanya selalu berada di posisi nomor wahid dalam sejumlah survei calon presiden itu memang tampak hadir dalam acara bersama TNI AD.

Menurut Rukman, sejak terjadi reformasi, TNI tidak pernah terlibat dengan urusan politik, termasuk pada era pemerintahan Habibie dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. "Nggak ada. Kalau pun ada, itu dulu sekali," tutur dia.

"Kalau sekarang sudah beda, kami punya sistem demokrasi dan kami patuh terhadap konstitusi dengan tidak berpolitik. Kalau langkah TNI pada titik-titik tertentu ditafsirkan seperti itu, Anda bisa tersesat lho," imbuh Rukman.

Ia menjelaskan, kegiatan TNI AD di Jakarta juga dilaksanakan di berbagai daerah lainnya. Menurutnya sudah menjadi kewajiban TNI membantu pemerintah daerah. "Dan yang terpenting tugas pokok TNI adalah menjaga kedaulatan NKRI," tegas Rukman. (Adi/Eks/Mut)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya