Citizen6, Tangerang: Lomba tumpeng menjadi momen yang dinantikan warga Rt 01 Rw 02, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondokaren, Kota Tangerang Selatan, Banten. Karena baru pertama digelar pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-68, sekitar 200 warga setempat menyambutnya dengan sangat antusias. Sejak 16 Agustus 2013 pagi, para kaum ibu dan anak perempuan mereka sibuk menyiapkan penganan nasi berbentuk gunung di atas tampah berdaun pisang. Sedangkan para bapak dan anak lelakinya menyiapkan tempat acara. Tumpeng terdiri dari nasi kuning, nasi beras merah, nasi beras putih, lauk-pauk ayam goreng, telur, ikan asin dan tahu-tempe yang dihiasi potongan cabai merah, wortel, ketimun, dan tomat. Sekitar pukul 08.00 WIB, warga yang terdiri dari orang tua dan anak-anak memadati lapangan di depan Mushola Al-Hasanah untuk menonton penjurian siapa pemenang lomba tumpeng. Sekitar 8 kelompok ibu-ibu membawakan hasil karya tumpeng mereka untuk dinilai para juri. Sedangkan warga lainnya yang secara swadaya membiayai acara ini, duduk bersama berkeliling di atas plastik yang dibentangkan. Pembawa acara satu-persatu memanggil para peserta untuk menunjukkan karyanya pada tim juri sambil berpose heboh untuk difoto oleh fotografer yang telah disiapkaan panitia. Sorak-sorai menandai lomba yang 'diiming-imingi' akan mendapatkan hadiah yang luar biasa dan 'disiarkan langsung' oleh televisi ternama. "Tumpeng yang sudah dicicipi para juri boleh untuk dicicipi. Semua harus kebagian, karena yang membiayai kita bersama. Acara ini disiarkan langsung oleh ‘televisi ngetop’ dan pemenang utamanya akan mendapatkan hadiah sebuah mobil," canda pembawa acara yang disambut riuh gelak para warga. Namun sayangnya, dari 8 peserta lomba akhirnya tidak dapat ditentukan siapa yang keluar menjadi pemenangnya. Pasalnya, spontan warga yang tadinya duduk rapih berkeliling menyerbu 5 tumpeng lomba lainnya yang belum sempat dinilai juri. Malah yang terdengar hanya reriuhan warga yang sibuk menyerbu nasi tumpeng dan lauk-pauk. "Tadi ada ayam, mana ya? Wuih tempe bacemnya asik tuh, jangan dihabisin. Jarang-jarang nih kita ketemu nasi dari beras merah. Makannya lebih mantap nih kalo gak pake sendok, tapi mana cuci tangannya? " terdengar beberapa suara yang menunjukkan kesemarakan acara. Akhirnya panitia tak dapat menentukan kelompok siapa pemenang lomba karena tumpeng yang masih harus dinilai sudah disantap bersama. Tak mau mendapat protes, tim juri buru-buru mengumumkan bahwa pemenangnya adalah seluruh peserta lomba dan hadiah akan diberikan pada puncak perayaan HUT RI esok hari."Semua tumpeng boleh dimakan bersama, tapi satu tumpeng disisakan ya untuk tim juri," ucap pembawa acara. Iyalah walau makan harus mengingat yang lainnya, masa juri nggak kebagian. (Edy Syahputra Tanjung/Mar)
Edy Syahputra Tanjung adalah pewarta warga. Saat ini, Ia biasa dihubungi lewat email dan akun facebook Edy Syahputra Tanjung dan E-mail: esyahputratanjung@gmail.com
Advertisement
Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas, Ramadan atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke itizen6@liputan6.com