Citizen6, Semarang: Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara JP atau Relawan Jokowi) melalui anggota Daryanto Bended (Semarang, Jawa Tengah) telah mengirim sebuah kaos bergambar Jokowi kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"“Saya memohon SBY agar bertobat dan meniru Jokowi," ungkap Daryanto, aktor Bengkel Teater (pimpinan Alm WS Rendra), di Ambarawa, Rabu (14/8/2013) pagi.
Kaos dikirim melalui PT Pos Indonesia, kantor Ambarawa, pada Selasa 13 Agustus 2013, sekitar pukul 11.34 WIB.
"Bapak Presiden, pandanglah wajah Jokowi, wajah rakyat kebanyakan. Mestinya saya membacakan sajak WS Rendra kepada Bapak, tapi sementara kaos dululah. Kalau ada waktu, undang saya ke Istana untuk berteater. Tak usah repot, saya masih bisa bayar ongkos sendiri," pesan Daryanto, jebolan Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Dryarkara Jakarta dalam pesan ke SBY melalui pers.
Ia pun tak lupa memberikan no ponsel di 0858 4296 1062 dan email brankaside@gmail.com agar Presiden SBY dapat menjawab pesannya.
Kemudian laksana sedang berteater di atas panggung, Daryanto pun berseru dengan suara lantang," Wartawan, muat dong. Aku baca puisi nih, cuplikan Sajak Orang Miskin karya WS Rendra. Bilangin, lengkapnya SBY baca sendiri deh," tuturnya.
Berikut Sajak Orang Miskin Karya WS Rendra yang dibacakannya buat Presiden SBY:
Orang-Orang Miskin
Orang-orang miskin di jalan,
yang tinggal di dalam selokan,
yang kalah di dalam pergulatan,
yang diledek oleh impian,
janganlah mereka ditinggalkan.
Bila kamu remehkan mereka,
di jalan kamu akan diburu bayangan.
Tidurmu akan penuh igauan,
dan bahasa anak-anakmu sukar kamu terka.
Jangan kamu bilang negara ini kaya
karena orang-orang berkembang di kota dan di desa.
Jangan kamu bilang dirimu kaya
bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
Lambang negara ini mestinya trompah dan blacu.
Dan perlu diusulkan agar ketemu presiden tak perlu berdasi seperti Belanda.
Dan tentara di jalan jangan bebas memukul mahasiswa.
Selain aktor Bengkel Teater, Daryanto mendirikan Kebudayaan Indonesia Tanah Air Beta (KITAB) Brankas Ide, bersama Lilik siswanto, Gilard, Joko Pitoyo, Wahyu Catur, Daniel Arif, Desi, Yohana, Angen dan Jarot. "Bung SBY, tolong sampean hentikan Konvensi Partai Demokrat. Uangnya dipakai buat bangun desa saya saja," tandas Daryanto. (Sihol Manullang/Mar)
Sihol Manullang adalah pewarta warga.
"“Saya memohon SBY agar bertobat dan meniru Jokowi," ungkap Daryanto, aktor Bengkel Teater (pimpinan Alm WS Rendra), di Ambarawa, Rabu (14/8/2013) pagi.
Kaos dikirim melalui PT Pos Indonesia, kantor Ambarawa, pada Selasa 13 Agustus 2013, sekitar pukul 11.34 WIB.
"Bapak Presiden, pandanglah wajah Jokowi, wajah rakyat kebanyakan. Mestinya saya membacakan sajak WS Rendra kepada Bapak, tapi sementara kaos dululah. Kalau ada waktu, undang saya ke Istana untuk berteater. Tak usah repot, saya masih bisa bayar ongkos sendiri," pesan Daryanto, jebolan Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Dryarkara Jakarta dalam pesan ke SBY melalui pers.
Ia pun tak lupa memberikan no ponsel di 0858 4296 1062 dan email brankaside@gmail.com agar Presiden SBY dapat menjawab pesannya.
Kemudian laksana sedang berteater di atas panggung, Daryanto pun berseru dengan suara lantang," Wartawan, muat dong. Aku baca puisi nih, cuplikan Sajak Orang Miskin karya WS Rendra. Bilangin, lengkapnya SBY baca sendiri deh," tuturnya.
Berikut Sajak Orang Miskin Karya WS Rendra yang dibacakannya buat Presiden SBY:
Orang-Orang Miskin
Orang-orang miskin di jalan,
yang tinggal di dalam selokan,
yang kalah di dalam pergulatan,
yang diledek oleh impian,
janganlah mereka ditinggalkan.
Bila kamu remehkan mereka,
di jalan kamu akan diburu bayangan.
Tidurmu akan penuh igauan,
dan bahasa anak-anakmu sukar kamu terka.
Jangan kamu bilang negara ini kaya
karena orang-orang berkembang di kota dan di desa.
Jangan kamu bilang dirimu kaya
bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
Lambang negara ini mestinya trompah dan blacu.
Dan perlu diusulkan agar ketemu presiden tak perlu berdasi seperti Belanda.
Dan tentara di jalan jangan bebas memukul mahasiswa.
Selain aktor Bengkel Teater, Daryanto mendirikan Kebudayaan Indonesia Tanah Air Beta (KITAB) Brankas Ide, bersama Lilik siswanto, Gilard, Joko Pitoyo, Wahyu Catur, Daniel Arif, Desi, Yohana, Angen dan Jarot. "Bung SBY, tolong sampean hentikan Konvensi Partai Demokrat. Uangnya dipakai buat bangun desa saya saja," tandas Daryanto. (Sihol Manullang/Mar)
Sihol Manullang adalah pewarta warga.
Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas, Ramadan atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media, kuliner dan lainnya ke citizen6@liputan6.com
Advertisement