Arus balik pemudik dari kampung halaman terlihat di kawasan puncak, Cianjur, Jawa Barat, hingga macet total. Sementara antrean di pintu Tol Ciawi mencapai 8 kilometer. Kepadatan arus balik juga terpantau di Bandara Juanda, Surabaya.
Diberitakan Liputan 6 SCTV, Minggu (11/8/2013), antrean kendaraan yang melintas di kawasan jalur wisata Cipanas, Cianjur, menuju Jakarta sejak Sabtu 10 Agustus terus mengalami peningkatan. Kemacetan panjang pun terjadi, bahkan kendaraan tidak bergerak alias macet total. Untuk memperlancar arus lalu lintas ke Jakarta, pihak kepolisian Cianjur menambah lajur menjadi 3 lajur. Arah sebaliknya, hanya 1 lajur.
Seorang pengendara mobil dari Bandung yang akan pulang ke Jakarta terjebak macet ber jam-jam. Dia bertolak dari Bandung pukul 12.00 WIB, tetapi sudah 8 jam baru sampai di puncak.
Siang ini kemacetan di kawasan puncak Cianjur masih terjadi, bahkan semakin padat. Untuk mengurai kemacetan, polisi mengarahkan kendaraan yang menuju Jakarta ke jalur alternatif melalui Jonggol.
Selain kepadatan arus balik, kemacetan juga diperparah oleh wisatawan yang menuju kawasan puncak. Seperti terpantau di gerbang Tol Ciawi menuju arah puncak. Ribuan kendaraan selama 3 jam berhenti total hingga mengakibatkan ribuan penumpang pun terpaksa keluar mobil untuk melepas kepenatan.
Pemandangan yang sama juga terlihat di arus sebaliknya. Kendaraan yang meninggalkan kawasan puncak Bogor, sejak memasuki gerbang tol Ciawi, kendaraan sudah antre memanjang hingga 8 kilometer hingga simpang Gadog. Sistem buka tutup yang diberlakukan tidak banyak membantu melancarkan arus lalu lintas.
Puncak arus balik melalui Bandara Juanda, Surabaya, juga terjadi 2 hari berturut-turut pada hari Sabtu dan Minggu ini. Penumpukan penumpang terjadi di ruang keberangkatan domestik atau ruang check ini tiket pesawat Bandara Juanda. Penumpang yang datang terus mengalir sejak pagi.
Hingga siang nanti diperkirakan penumpang yang melalui Bandara Juanda mencapai 50 ribu penumpang. Rute yang paling banyak dituju pada arus balik Lebaran tahun ini antara lain Jakarta, Medan, Banjarmasin, dan Makassar. (Frd)
Diberitakan Liputan 6 SCTV, Minggu (11/8/2013), antrean kendaraan yang melintas di kawasan jalur wisata Cipanas, Cianjur, menuju Jakarta sejak Sabtu 10 Agustus terus mengalami peningkatan. Kemacetan panjang pun terjadi, bahkan kendaraan tidak bergerak alias macet total. Untuk memperlancar arus lalu lintas ke Jakarta, pihak kepolisian Cianjur menambah lajur menjadi 3 lajur. Arah sebaliknya, hanya 1 lajur.
Seorang pengendara mobil dari Bandung yang akan pulang ke Jakarta terjebak macet ber jam-jam. Dia bertolak dari Bandung pukul 12.00 WIB, tetapi sudah 8 jam baru sampai di puncak.
Siang ini kemacetan di kawasan puncak Cianjur masih terjadi, bahkan semakin padat. Untuk mengurai kemacetan, polisi mengarahkan kendaraan yang menuju Jakarta ke jalur alternatif melalui Jonggol.
Selain kepadatan arus balik, kemacetan juga diperparah oleh wisatawan yang menuju kawasan puncak. Seperti terpantau di gerbang Tol Ciawi menuju arah puncak. Ribuan kendaraan selama 3 jam berhenti total hingga mengakibatkan ribuan penumpang pun terpaksa keluar mobil untuk melepas kepenatan.
Pemandangan yang sama juga terlihat di arus sebaliknya. Kendaraan yang meninggalkan kawasan puncak Bogor, sejak memasuki gerbang tol Ciawi, kendaraan sudah antre memanjang hingga 8 kilometer hingga simpang Gadog. Sistem buka tutup yang diberlakukan tidak banyak membantu melancarkan arus lalu lintas.
Puncak arus balik melalui Bandara Juanda, Surabaya, juga terjadi 2 hari berturut-turut pada hari Sabtu dan Minggu ini. Penumpukan penumpang terjadi di ruang keberangkatan domestik atau ruang check ini tiket pesawat Bandara Juanda. Penumpang yang datang terus mengalir sejak pagi.
Hingga siang nanti diperkirakan penumpang yang melalui Bandara Juanda mencapai 50 ribu penumpang. Rute yang paling banyak dituju pada arus balik Lebaran tahun ini antara lain Jakarta, Medan, Banjarmasin, dan Makassar. (Frd)