Casemiro Ungkap Kekagumannya Pada Bruno Fernandes di MU: Selalu Bermain Menyerang!

Casemiro memuji Bruno Fernandes sebagai pemain paling berpengaruh di Manchester United dan mengkritik obsesi statistik modern.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 15 Mei 2026, 14:24 WIB
Skuad Manchester United merayakan gol yang dicetak Casemiro seusai memanfaatkan umpan Bruno Fernandes saat melawan Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Performa Bruno Fernandes pada musim 2025/2026 kembali menjadi sorotan di Manchester United. Sang kapten tampil konsisten dan menjadi motor permainan Setan Merah di tengah perubahan taktik dan pergantian pelatih.

Meski sempat dimainkan lebih dalam sebagai gelandang bertahan oleh Ruben Amorim, Fernandes tetap mampu memberikan pengaruh besar bagi tim. Banyak pihak menilai posisi tersebut justru mengurangi kekuatan terbaiknya sebagai kreator serangan.

Situasi berubah ketika pelatih sementara Michael Carrick mengembalikan Fernandes ke posisi alaminya. Keputusan itu langsung berdampak besar terhadap performa United yang kembali kompetitif dan sukses mengamankan tiket Liga Champions.

Statistik Fernandes musim ini juga sangat mencolok dengan catatan delapan gol dan 20 assist dari 33 pertandingan liga. Namun bagi Casemiro, kontribusi rekan setimnya itu jauh lebih besar dibanding sekadar angka di atas kertas.


Casemiro Sentil Obsesi Statistik di Sepak Bola Modern

Selebrasi Casemiro usai dirinya berhasil mencetak gol pembuka ketika Manchester United menang atas Fulham di Old Trafford, Minggu (1/2/2026) malam WIB. (AP Photo/Martin Rickett)

Casemiro mengungkapkan keresahannya terhadap cara banyak orang menilai pemain di era sepak bola modern. Menurutnya, terlalu banyak perhatian diberikan pada statistik sederhana seperti persentase akurasi umpan tanpa melihat konteks permainan.

Gelandang asal Brasil itu menilai banyak pemain terlihat impresif secara statistik, tetapi minim dampak nyata dalam pertandingan. Ia merasa sepak bola saat ini terlalu terpaku pada angka dibanding keberanian mengambil risiko.

Dalam perbincangannya bersama Rio Ferdinand di podcast Rio Ferdinand Presents, Casemiro secara terbuka mengkritik tren tersebut. Ia menilai umpan aman ke belakang sering kali membuat statistik terlihat bagus, tetapi tidak membantu tim menyerang.

"Generasi baru, mereka hanya mementingkan statistik. Anda menyelesaikan pertandingan, dan dia memiliki akurasi umpan 97%. Umpan apa? Hanya umpan balik dan umpan negatif," serunya, seperti dikutip dari Goal.


Bruno Fernandes Punya Mental Penghancur Lawan

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga Liga Inggris di Stadion Molineux, Selasa (9/12/2025). (AP Photo/Dave Shopland)

Casemiro kemudian menggunakan kesempatan itu untuk memberikan pujian besar kepada Bruno Fernandes. Ia menyebut kapten Manchester United tersebut sebagai pemain yang selalu berpikir menyerang dan berani mengambil risiko.

Menurut Casemiro, Fernandes tidak takut kehilangan bola demi menciptakan peluang berbahaya. Hal itulah yang membuatnya berbeda dibanding banyak gelandang modern yang lebih memilih bermain aman.

Mantan pemain Real Madrid itu juga menilai Fernandes punya mentalitas yang sangat agresif ketika menemukan ruang di pertahanan lawan. Ia merasa gaya bermain seperti itu jauh lebih penting dibanding sekadar menjaga statistik tetap sempurna.

"Bruno selalu bermain menyerang, dan setiap kali ia menghancurkan tim lawan. 'Anda memberi saya ruang? Saya akan menghancurkan Anda, saya akan menghancurkan Anda, saya akan menghancurkan Anda.' Saya menyukai ini, karena terkadang Anda kehilangan dua atau tiga bola, tetapi Anda selalu melihat ke depan. Bagi saya, saya menyukai Bruno," serunya.

(Goal)

 


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya