Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi turnamen sepak bola paling mahal sepanjang sejarah. Para penggemar kini harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah hanya untuk menyaksikan langsung tim favorit mereka bertanding di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.
Lonjakan harga tiket pertandingan, mahalnya tarif hotel, hingga biaya penerbangan internasional membuat pengalaman menonton Piala Dunia semakin sulit dijangkau masyarakat kelas menengah. Bahkan untuk sebagian fans, biaya perjalanan satu kali ke fase grup setara harga sebuah mobil baru.
Advertisement
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya sempat mengatakan sepak bola adalah olahraga yang menyatukan dunia.
“Moto kami di FIFA adalah sepak bola menyatukan dunia. Sepak bola membawa orang-orang bersama dari seluruh penjuru planet ini,” ujar Infantino dalam acara di Miami, dikutip dari AP News, Sabtu (16/5/2026).
Namun bagi para penggemar fanatik, kebersamaan itu kini harus dibayar dengan harga yang tidak murah. Piala Dunia 2026 disebut-sebut menjadi turnamen paling mahal sepanjang sejarah karena harga tiket pertandingan mencetak rekor baru. Selain itu, tarif penerbangan melonjak seiring kenaikan harga minyak dunia, sementara biaya hotel di kota-kota tuan rumah juga semakin tinggi.
Akibatnya, penggemar yang ingin datang ke AS, Kanada, dan Meksiko untuk menyaksikan langsung fase grup harus menyiapkan dana hingga ribuan dolar AS atau ratusan juta rupiah.
Selama puluhan tahun, sepak bola dikenal sebagai olahraga rakyat. Permainan ini tumbuh dari komunitas lokal, mudah dimainkan dengan perlengkapan sederhana, serta memiliki harga tiket yang relatif terjangkau bagi masyarakat kelas menengah.
Namun kondisi tersebut dinilai berubah drastis pada Piala Dunia kali ini.
Mekanisme Pasar
Gianni Infantino menyebut harga tiket ditentukan oleh mekanisme pasar, semakin tinggi permintaan maka harga akan semakin mahal. Dampaknya, banyak penggemar diperkirakan tidak mampu menyaksikan langsung ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Karena harga hotel mahal, tingkat keterisian kamar juga dilaporkan belum penuh. Kondisi ini dinilai menjadi tanda bahwa sebagian penggemar mengurungkan niatnya untuk menyaksikan langsung pertandingan Piala Dunia 2026.
Penggemar asal Sao Paulo, Brasil, misalnya, diperkirakan harus merogoh kocek sekitar USD 12.646 atau lebih dari Rp 222 juta (estimasi kurs Rp 17.579 per dolar AS) untuk menyaksikan pertandingan fase grup. Biaya tersebut mencakup tiket pertandingan, hotel, makanan, penerbangan, hingga visa.
Sementara itu, fans asal London, Inggris, diperkirakan perlu menyiapkan sekitar USD 11.197 atau sekitar Rp 196 juta. Penggemar dari Tokyo, Jepang, juga menghadapi biaya tinggi yang mencapai sekitar USD 11.181.
Di sisi lain, fans dari Auckland, Selandia Baru, tercatat memiliki estimasi biaya paling rendah dalam daftar tersebut, yakni sekitar USD 6.700 atau sekitar Rp 117 juta.
Besarnya biaya tersebut memperlihatkan bagaimana Piala Dunia kini bukan hanya menjadi pesta sepak bola global, tetapi juga ajang hiburan mahal yang semakin sulit dijangkau penggemar.
Daftar Perkiraan Biaya Fans Menonton Piala Dunia 2026
Fans Brasil (Berangkat dari Sao Paulo)
- Transportasi: USD2.641
- Visa/ESTA: USD 435
- Tiket pertandingan: USD 5.970
- Hotel dan makanan: USD 3.600
- Total biaya: USD 12.646
Fans Curacao (Berangkat dari Willemstad)
- Transportasi: USD 3.221
- Visa/ESTA: USD 435
- Tiket pertandingan: USD 2.525
- Hotel dan makanan: USD 3.600
- Total biaya: USD 9.781
Fans Inggris (Berangkat dari London)
- Transportasi: USD 2.292
- Visa/ESTA: USD 40
- Tiket pertandingan: USD 5.265
- Hotel dan makanan: USD 3.600
- Total biaya: USD 11.197
Fans Jepang (Berangkat dari Tokyo)
- Transportasi: USD 3.496
- Visa/ESTA: USD 40
- Tiket pertandingan: USD 4.045
- Hotel dan makanan: USD 3.600
- Total biaya: USD 11.181
Fans Maroko (Berangkat dari Casablanca)
- Transportasi: USD 2.381
- Visa/ESTA: USD 435
- Tiket pertandingan: USD 3.174
- Hotel dan makanan: USD 3.600
- Total biaya: USD 9.590
Fans Selandia Baru (Berangkat dari Auckland)
- Transportasi: USD 1.695
- Visa/ESTA: USD 40
- Tiket pertandingan: USD 1.365
- Hotel dan makanan: USD 3.600
- Total biaya: USD 6.700.