Banjir di Bahorok, Lima Tewas

Lima jenazah ditemukan dan 72 korban dilaporkan hilang akibat banjir di Desa Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumut. Meski mulai surut, warga Banyumas, Jateng, mengkhawatirkan banjir susulan.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 November 2003, 14:37 WIB
Liputan6.com, Bahorok: Banjir menerjang Desa Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Senin (3/11) pagi. Musibah ini menewaskan lima orang. Sebanyak 72 warga dilaporkan hilang tersapu luapan air bah tersebut.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai surut. Namun, warga Kecamatan Sampiuh dan Kemranjen yang saat ini rumah dan sawahnya digenangi air masih was-was [baca: Sejumlah Desa di Banyumas dan Cilacap Terendam]. Mereka khawatir akan ada banjir susulan bila hujan kembali mengguyur deras. Apalagi, cuaca masih belum stabil. Mengantisipasi bencana, sebagian warga terutama yang daerahnya paling parah direndam air, seperti Desa Nusadadi, bersiap mengungsi. Mereka bersedia dievakuasi bila genangan air terus naik.

Sebelumnya, warga sudah membangun 12 rumah panggung secara swakarsa. Pendirian rumah panggung yang tersebar di beberapa wilayah rawan banjir ini belum sepenuhnya selesai. Tapi, warga mulai mempersiapkannya karena ke rumah panggung inilah nantinya warga akan diungsikan. Tiap rumah panggung tersedia beberapa perahu untuk proses evakuasi atau transportasi selama genangan air masih tinggi.

Kerugian akibat banjir kali ini belum bisa diketahui secara pasti. Namun, diperkirakan menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah, termasuk benih padi yang sudah telanjur ditabur di sawah yang hanyut terbawa banjir. Warga yang sebelumnya telah menghadapi bencana kekeringan ini membutuhkan bantuan makanan dan obat-obatan.(TNA/Mardiyanto)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya