Menjadi bagian dari seri film 'X-Men', The Wolverine menyajikan berbagai isu yang ada dalam film tersebut, salah satunya adalah mutasi dan perpecahan antar golongan. Namun, The Wolverine tidak menonjolkan banyak unsur mutan seperti yang ada pada film-film sebelumnya.
Sutradara yang bertanggung jawab atas film ini adalah James Mangold, penggarap 'Walk the Line' dan '3:10 to Yuma'. Sementara itu, Hugh Jackman juga menjadi salah satu produser selain Lauren Shuler Donner serta dua orang lain. Bagaimanakah jalan cerita serta bentuk filmnya sendiri? Mari kita simak selebihnya.
Cerita dalam The Wolverine bermula ketika Wolverine (Hugh Jackman) berada di sebuah daerah liar Kanada setelah ia mengundurkan diri dari X-Men. Ia selalu teringat dan berhalusinasi dengan sosok Jean Grey (Famke Janssen) yang sudah dibunuhnya secara terpaksa.
Suatu malam, diperlihakan salah satu ingatan Wolverine dimana ia pernah menyelamatkan salah satu prajurit Jepang dari serangan bom saat ia berada di Nagasaki pada 1945. Lalu setelah terbangun, Wolverine merasa terganggu atas terbunuhnya seekor beruang sehingga ia pun menghampiri beberapa pemburu yang dianggap telah mempermainkan beruang tersebut.
Pada saat hendak berkelahi, Wolverine tiba-tiba saja dihampiri oleh seorang wanita bernama Yukio (Rila Fukushima). Yukio pun menenangkan Wolverine dan mengajaknya untuk pergi keluar. Di dalam perjalanan, Yukio menjelaskan bahwa ia diminta oleh atasannya, Ichirou Yashida (Haruhiko Yamanouchi) yang ternyata adalah sosok yang telah diselamatkan Wolverine di perang dunia ke-2.
Yukio diminta Yashida untuk membawa Wolverine ke tempatnya secara langsung untuk menemuinya. Meskipun awalnya menolak, Wolverine akhirnya malah menyetujuinya berkat bujukan yang sangat kuat dari Yukio. Mereka berdua pun berangkat ke Jepang.
Saat berada di Jepang, Wolverine akhirnya bertemu dengan putra Yash