Memanjat Rumah Tarzan di Pulau Kotok

Pariwista Pulau Kotok di Kepulauan Seribu dikenal karena keindahan alam dan lautnya. Namun, belakangan pencemaran dari Teluk Jakarta sudah sampai ke pulau seluas 17 hektare ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Oktober 2003, 08:43 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Pulau Kotok yang menjadi bagian dari Kepulauan Seribu dikenal sebagai objek pariwisata alam dan laut yang banyak dikunjungi turis domestik dan mancanegara. Baru-baru ini SCTV, mengunjungi keindahan pariwisata di pulau yang luasnya 17 hektare ini.

Untuk bisa sampai ke Pulau Kotok, pengunjung berangkat dari Dermaga 15 Pantai Marina, Ancol, Jakarta Utara, dengan menggunakan boat. Karena sekarang lagi musim angin barat, perjalanan ditempuh pagi hari. Waktu tempuh ke Pulau Kotok sekitar 90 menit.

Fasilitas pariwisata di Pulau Kotok cukup lengkap dari mulai tempat menginap, peralatan menyelam, hingga kano untuk mengelilingi Pulau Kotok. Air laut di Pulau Kotok sangat jernih sehingga ikan hias dan rumput laut terlihat cukup jelas. Bahkan turis dapat bermain-main dengan ikan hias dengan menabur sobekan-sobekan roti.

Keunikan penginapan di Pulau Kotok adalah semua kamar menghadap ke pantai. Dengan demikian, setiap orang sambil santai bisa melihat matahari terbit atau terbenam. Selain itu di pulau itu juga terdapat rumah tarzan, sebuah rumah di atas pohon tinggi sehingga seseorang yang menaikinya dapat melihat dengan jelas laut lepas dan alam Pulau Kotok.

Namun, akibat tingginya sedimentasi dan pencemaran yang sebagian besar berasal dari Teluk Jakarta, terumbu karang dan rumput laut di sekitar Pulau Kotok banyak yang mati. Tingginya sedimentasi terlihat dari lumpur yang menyelimuti terumbu karang dan rumput laut, terutama di sebelah selatan pulau tersebut.(YYT/Esther Mulyanie dan Binsar Rahardian)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya