Google Glass diperkirakan bisa menghadirkan tren perangkat yang dikenakan untuk menggantikan perangkat mobile. Tak heran jika Google semakin serius menggarap kacamata masa depan itu.
Salah satu caranya adalah dengan membeli saham miliki Himax Display, perusahaan pembuat chip untuk Glass. Dilansir dari laman Telegraph, Rabu (24/7/2013), Google membeli 6,3 persen saham dari perusahaan asal Taiwan itu.
Dengan demikian, Google diprediksi untuk memulai produksi massal kacamata pintarnya mulai tahun ini. Setelah itu, tahun depan Google pun diharapkan bisa memasarkan Glass secara global.
Himax Display merupakan anak perusahaan dari Himex Technologies. Selama ini Himex merupakan pihak yang mendesain, mengembangkan dan manufaktur untuk Liquid Crystal on Silicon (LCOS). Nah, LCOS itu merupakan sumber daya untuk panel datar pada layar.
Dengan pengumuman pembelian saham Himax Display oleh Google, maka investasi itu akan digunakan untuk pembiayaan pengembangan dan upgrade microchip. Fokus pengembangan, tentu saja untuk layar Glass.
Perusahaan finansial asal Jepang Nomura pernah membuat spekulasi kalau Himax mampu memproduksi 500.000 hingga 1 juta perangkat tahun ini.
Headset untuk Glass itu akan dirakit oleh manufaktur asal Taiwan, Hon Hai Precision Industry yang lebih dikenal dengan nama Foxconn. Tapi proses perakitan tak dilakukan di China. Untuk Glass, perakitan akan dilakukan di pabrik yang terdapat di Santa Clara, California, Amerika Serikat. Tentu ini menguntungkan Google, sebab tak jauh dari markas Google. (gal)
Salah satu caranya adalah dengan membeli saham miliki Himax Display, perusahaan pembuat chip untuk Glass. Dilansir dari laman Telegraph, Rabu (24/7/2013), Google membeli 6,3 persen saham dari perusahaan asal Taiwan itu.
Dengan demikian, Google diprediksi untuk memulai produksi massal kacamata pintarnya mulai tahun ini. Setelah itu, tahun depan Google pun diharapkan bisa memasarkan Glass secara global.
Himax Display merupakan anak perusahaan dari Himex Technologies. Selama ini Himex merupakan pihak yang mendesain, mengembangkan dan manufaktur untuk Liquid Crystal on Silicon (LCOS). Nah, LCOS itu merupakan sumber daya untuk panel datar pada layar.
Dengan pengumuman pembelian saham Himax Display oleh Google, maka investasi itu akan digunakan untuk pembiayaan pengembangan dan upgrade microchip. Fokus pengembangan, tentu saja untuk layar Glass.
Perusahaan finansial asal Jepang Nomura pernah membuat spekulasi kalau Himax mampu memproduksi 500.000 hingga 1 juta perangkat tahun ini.
Headset untuk Glass itu akan dirakit oleh manufaktur asal Taiwan, Hon Hai Precision Industry yang lebih dikenal dengan nama Foxconn. Tapi proses perakitan tak dilakukan di China. Untuk Glass, perakitan akan dilakukan di pabrik yang terdapat di Santa Clara, California, Amerika Serikat. Tentu ini menguntungkan Google, sebab tak jauh dari markas Google. (gal)