Bukan Xabi Alonso, Ini Sosok yang Dianggap Tepat untuk Chelsea

Gabriel Agbonlahor menyarankan Chelsea memilih Marco Silva ketimbang Xabi Alonso. Ia menilai Silva punya karakter tegas untuk membenahi tim muda The Blues.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 13 Mei 2026, 16:56 WIB
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso memberikan perintah dari pinggir lapangan saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Liputan6.com, Jakarta - Gabriel Agbonlahor menyarankan Chelsea untuk tidak memilih Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Ia justru menilai Marco Silva sebagai sosok yang lebih tepat untuk menangani skuad muda The Blues.

Chelsea saat ini tengah menyusun daftar kandidat pelatih permanen setelah memecat Liam Rosenior. Posisi pelatih sementara masih dipegang Callum McFarlane hingga akhir musim.

Manajemen klub disebut ingin segera menunjuk pelatih baru sebelum dimulainya Piala Dunia musim panas ini. Beberapa nama masuk dalam radar, termasuk Alonso yang baru meninggalkan Real Madrid.

Selain Alonso, nama Andoni Iraola juga masuk dalam daftar kandidat setelah tampil impresif bersama Bournemouth. Namun, Agbonlahor memiliki pandangan berbeda terkait kebutuhan Chelsea saat ini.


Marco Silva Dinilai Punya Karakter Tepat

Marco Silva ditunjuk menjadi pelatih Fulham usai terdegradasi ke Championship pada awal musim 2021/2022 menggantikan Scott Parker yang hijrah ke Bournemouth. Hanya butuh semusim, Fulham kembali promosi ke Premier League pada 2022/2023 dan hingga pekan ke-33 sukses menghuni posisi ke-10 klasemen sementara. (AFP/Ben Stansall)

Agbonlahor menilai Chelsea membutuhkan pelatih dengan karakter kuat untuk mengendalikan skuad. Ia melihat Marco Silva memiliki pengalaman dan ketegasan yang dibutuhkan.

Silva sendiri dinilai sukses bersama Fulham sejak ditunjuk pada 2021. Ia bahkan mampu membawa tim tersebut mencatatkan rekor poin tertinggi di Liga Inggris musim lalu.

“Marco Silva adalah karakter yang sempurna yang dibutuhkan para pemain besar di Chelsea,” kata Agbonlahor kepada talkSPORT.

“Dengan cara mereka memecat Rosenior, mereka akan melakukan hal yang sama kepada pelatih yang terlalu lembut. Mereka membutuhkan pelatih yang tegas,” tegas Agbonlahor.


Gaya Kepemimpinan Jadi Sorotan

Marco Silva. Pelatih asal Portugal berusia 44 tahun ini telah menangani 3 klub EPL, yaitu Hull City, Watford dan Everton. Prestasi terbaiknya dalah membawa Everton finish di posisi 8 pada musim debutnya 2018/2019. Musim 2021/2022 ini ia menangani Fulham di Championship. (AFP/Oli Scarff)

Agbonlahor juga menyoroti gaya kepemimpinan Silva yang dinilai tidak mentoleransi kesalahan. Ia menilai pendekatan tersebut penting untuk membangun disiplin tim.

Ia bahkan membandingkan karakter Silva dengan Antonio Conte yang dikenal tegas. Menurutnya, Chelsea membutuhkan pelatih dengan pendekatan serupa.

“Marco Silva tidak mentoleransi hal-hal yang tidak perlu. Kita sudah melihatnya di pinggir lapangan, mirip dengan gaya Antonio Conte,” ujar Agbonlahor.

“Dia akan masuk ke Chelsea pada pramusim, merapikan tim. Dia akan menentukan siapa yang mendukung, siapa yang mau bekerja keras, siapa yang mengikuti pergerakan, dan siapa yang mau berlari,” imbuh Agbonlahor.


Kritik Performa Chelsea Musim Ini

Para pemain Chelsea berkumpul sebelum pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge di London pada 17 Januari 2026. (Henry NICHOLLS/AFP)

Agbonlahor turut mengkritik performa Chelsea yang dinilai kurang konsisten sepanjang musim. Ia menyoroti aspek kerja keras pemain yang dianggap masih kurang.

Menurutnya, hal tersebut menjadi masalah serius yang harus segera dibenahi oleh pelatih baru. Ia menilai statistik lari pemain menjadi indikator penting.

“Berapa banyak pertandingan musim ini Chelsea kalah dalam hal lari? Itu luar biasa. Itu adalah statistik paling memalukan bagi seorang pelatih jika timnya tidak berlari,” ungkap Agbonlahor.

“Saat saya mengakhiri karier, pemain dimainkan karena mereka bisa berlari lebih banyak dibanding pemain yang mungkin lebih baik secara teknis. Jadi melihat hal itu di Chelsea, mereka butuh pelatih tegas seperti Marco Silva,” pungkas Agbonlahor.

Sumber: Metro


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya