KPK Umumkan LHKPN Terbaru Presiden Prabowo

KPK mengumumkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Presiden Prabowo Subianto

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 12 Mei 2026, 18:39 WIB
Prabowo Bertolak ke Filipina (Foto: Biro Pers Kepresidenan)

Liputan6.com, Jakarta - KPK mengumumkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp 2,066 triliun. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa detail LHKPN tersebut sudah dapat diakses publik melalui laman elhkpn.kpk.go.id.

Angka tersebut tercantum dalam data LHKPN periodik 2025 yang disampaikan pada 31 Maret 2026. Dari data LHKPN terbaru, harta kekayaan Prabowo mengalami kenaikan Rp 4,5 miliar atau tepatnya Rp 4.523.855.500 dari data LHKPN 2024 yaitu sebesar Rp 2.062.241.012.691 atau Rp 2 triliun.

"LHKPN Bapak Presiden sudah diverifikasi, lengkap dan saat ini sudah dipublikasikan. Sebagai bentuk transparansi, masyarakat bisa mengakses secara terbuka melalui laman elhkpn.kpk.go.id,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (11/5/2026).

KPK memandang pelaporan harta kekayaan oleh Presiden tersebut menjadi teladan positif bagi para pejabat publik di Indonesia.

“Pelaporan atas kepemilikan harta kekayaan secara patuh, baik patuh dalam ketepatan waktu maupun kelengkapan dan kebenaran pelaporan, merupakan teladan positif bagi para pejabat publik dalam upaya pencegahan korupsi,” katanya.

Berdasarkan LHKPN yang diakses melalui laman tersebut, data harta Presiden Prabowo meliputi dua tanah serta delapan tanah dan bangunan dengan nilai aset Rp 323.758.593.500.

Salah satu tanah yang dimiliki Presiden seluas 48.970 meter persegi yang berada di Bogor, Jawa Barat dan disebut senilai Rp10 miliar.

 

Aset Lain Prabowo

Sementara, tanah dan bangunan terluas di antaranya adalah di Jakarta Selatan yang tanahnya seluas 8.365 meter persegi dengan luas bangunan 2.175 meter persegi. Aset tersebut disebut bernilai Rp178.400.575.000.

Kemudian di Bogor, Jabar, dengan tanah seluas 10.000 meter persegi dan luas bangunan 800 meter persegi, sementara nilainya disebut mencapai Rp4,5 miliar.

Kemudian Presiden memiliki tujuh mobil dan satu motor. Total nilainya mencapai Rp1.258.500.000. Presiden juga memiliki harta bergerak lain yang mencapai Rp16.464.523.500, surat berharga senilai Rp1.677.239.000.000, serta kas dan setara kas berjumlah Rp48.044.251.191.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya