Di Puncak Klasemen dan Siap Juara, Arsenal Harus Tetap Rendah Hati!

Myles Lewis-Skelly meminta skuad Arsenal tetap rendah hati dan fokus sapu bersih dua laga sisa demi mengunci gelar juara Premier League musim ini.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 12 Mei 2026, 14:53 WIB
Gelandang Arsenal asal Inggris #07, Bukayo Saka, merayakan gol kedua tim dari titik penalti dalam pertandingan Premier League antara Arsenal dan West Ham United di Stadion Emirates, London, pada 4 Oktober 2025. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Peluang Arsenal untuk memutus dahaga gelar juara Liga Inggris musim ini kian terbuka lebar. Hasil positif lewat kemenangan tipis 1-0 atas West Ham pada Minggu (11/5) memantapkan posisi The Gunners di puncak klasemen dengan selisih lima poin, meski kompetisi hanya menyisakan dua laga lagi.

Walaupun berada di posisi menguntungkan, Myles Lewis-Skelly mengingatkan rekan setimnya agar tidak bersikap jemawa. Gelandang muda didikan akademi klub tersebut menekankan bahwa kompetisi masih berjalan, apalagi Manchester City mengantongi satu laga tunda yang berpotensi memangkas jarak poin sewaktu-waktu.

"Kami harus tetap rendah hati. Sebagai pemain dan juga penggemar, sangat mudah memikirkan apa yang mungkin terjadi. Tapi yang terpenting adalah tetap fokus pada momen sekarang," ujar Lewis-Skelly.

Pemain berumur 18 tahun itu mengakui bahwa atmosfer di dalam skuad asuhan Mikel Arteta saat ini sedang dipenuhi semangat tinggi. Namun, ia kembali menegaskan bahwa misi Arsenal masih jauh dari kata usai.

"Kami memang senang, tetapi tugas belum tuntas. Sekarang kami punya dua final lagi. Fokus berikutnya adalah Burnley, lalu kami lanjut dari sana," katanya.


Target Sapu Bersih di Sisa Kompetisi

Dua gol ke gawang Fulham tersebut memastikan Gyökeres telah menembus angka 20 gol musim ini. Ia pun menjadi pemain ketiga Arsenal yang mampu mencatatkan torehan tersebut di musim debutnya pada era Premier League, mengikuti jejak dua striker top sebelumnya. (AP Photo/Kin Cheung)

The Gunners akan melakoni laga kandang melawan Burnley pada pertandingan selanjutnya. Raihan tiga poin penuh di laga tersebut akan membawa mereka selangkah lebih dekat untuk mengungguli Manchester City dalam perebutan mahkota Premier League.

Rivalitas antara Arsenal dan City sendiri telah memanas sepanjang beberapa musim terakhir. Pada dua tahun silam, penyerang City Erling Haaland sempat melontarkan ucapan "stay humble" kepada Arteta usai hasil imbang 2-2 yang dramatis di Etihad Stadium.

Menariknya, Lewis-Skelly mencatatkan debutnya di tim senior Arsenal pada pertandingan panas tersebut. Sejak momen itu, ia terus bertransformasi menjadi elemen penting di dalam tim, meskipun jumlah penampilannya musim ini tidak sebanyak musim lalu.


Upaya Bangkit dari Minimnya Kesempatan Bermain

Para pemain Arsenal, Declan Rice, William Saliba, Martin Odegaard, dan Martin Zubimendi merayakan gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Brighton & Hove Albion di Emirates Stadium, Sabtu (27/12/2025). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Pada musim kompetisi kali ini, Lewis-Skelly sempat kesulitan bersaing di posisi bek kiri dan lebih sering menjadi pilihan pelapis. Akan tetapi, dalam tiga laga terakhir, ia justru mendapatkan kepercayaan untuk mengisi peran di sektor tengah.

Kondisi minimnya menit bermain sebelumnya sempat memicu spekulasi mengenai masa depannya di klub pada jendela transfer musim panas mendatang. Meski demikian, sang pemain memberikan klarifikasi bahwa prioritasnya saat ini adalah mempersembahkan prestasi bagi klub.

"Saya hanya fokus pada pertandingan yang ada di depan mata dan membawa klub ini kembali berjaya," ucapnya.

Ia pun tidak menampik sempat melewati periode sulit ketika kehilangan tempat di tim inti. Lewis-Skelly memilih untuk membatasi diri dari pengaruh media sosial guna menjaga kekuatan mentalnya.

"Olahraga tidak selalu berjalan lurus, ada naik dan turun. Saya berbicara dengan keluarga dan teman-teman, lalu meminta mereka agar saya tidak mendengar semua kebisingan dari media sosial," tuturnya.

"Yang menentukan diri Anda adalah bagaimana cara bangkit ketika menghadapi masa sulit."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya