Paus Mengunjungi Jemaat di Italia

Paus Yohanes Paulus II meminta umat Katolik di Kota Pompeii, Italia, mendoakan dirinya agar tetap sehat. Perjalanan Paus ke sana diharapkan membawa perdamaian untuk dunia. Ia dilaporkan terlihat lebih segar.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Oktober 2003, 08:16 WIB
Liputan6.com, Pompeii: Sedikitnya 30-an ribu jemaat Katolik menyambut kehadiran Pemimpin Gereja Katolik Roma Sedunia, Paus Yohanes Paulus II, di Kota Pompeii, Italia, Selasa (7/10). Kedatangan Paus memberikan arti tersendiri, karena ia dikabarkan tengah sakit keras. Sejumlah jemaat mengungkapkan, uskup besar berumur 83 tahun itu bahkan kini terlihat lebih sehat dibanding pekan silam.

Dalam kesempatan itu, Paus meminta umat berdoa untuknya. Dia berharap ziarah kali ini membawa harapan damai untuk dunia. Permintaan Paus diamini para jemaat dengan mengucapkan "Viva Il Papa", yang berarti semoga Paus panjang umur. Paus juga sempat bercerita, Pompeii baginya adalah tempat bersejarah. Sebab, setahun setelah diangkat menjadi pemimpin gereja Katolik sedunia, 25 tahun silam, Paus mempercayakan saat pontifikasi atau penampakan Bunda Maria di sana. Ziarah ini membuat pontifikasi Paus menjadi lengkap dan utuh seperti lingkaran.

Ahad silam, Paus sempat menemui para peziarah di Basilika, Santo Petrus, Vatikan. Melalui penampilan publik ini, pihak Vatikan pun membantah isu bahwa Paus meninggal dunia. Di sana, ribuan peziarah juga menyerukan "Viva Il Papa" dan disambut lambaian tangan Paus yang duduk di kursi roda [baca: Paus Masih Hidup]. Paus dikabarkan sakit lantaran parkinson yang terus mengerogotinya. Kendati begitu, ia masih mampu memimpin kongregasi dalam misa kanonisasi tiga santo baru yakni Daniele Comboni dari Italia, Arnold Janssen dari Jerman, dan Josef Freinademetz, dari Austria.(KEN/Nurul Larasati)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya