Liputan6.com, Jakarta - Atmosfer kebersamaan dan semangat petualangan kembali terasa dalam gelaran MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) Bengkulu yang berlangsung pada 25–27 April 2026. Mengandalkan line-up MAXi Yamaha, para peserta diajak menikmati sensasi touring jarak jauh sambil mengeksplorasi berbagai destinasi menarik dan jalur eksotis di Bumi Rafflesia.
Tidak hanya menawarkan pengalaman berkendara yang seru, touring ini juga membuka perspektif baru tentang Bengkulu sebagai salah satu destinasi wisata dan touring premium di Pulau Sumatra.
Advertisement
Mulai dari jalur pegunungan yang menantang, panorama pantai Samudra Hindia, hingga kekayaan budaya dan kuliner khas, semuanya memberikan pengalaman yang berkesan bagi para peserta.
Selama ini Bengkulu dikenal sebagai rumah bagi bunga Rafflesia Arnoldii. Namun di balik itu, provinsi ini ternyata menyimpan banyak spot wisata dan jalur touring hidden gems yang layak masuk bucket list para pecinta roda dua.
Salah satu peserta touring, Tino, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya menjelajahi Bengkulu bersama Yamaha.
“Senang sekali bisa ikut serta dalam perjalanan MAXi Tour Boemi Nusantara bersama Yamaha dan menjelajahi Bengkulu untuk pertama kalinya. Sebelum datang ke sini, saya hanya mengenal Bengkulu sebagai rumah bagi Rafflesia Arnoldi, tetapi ternyata daerah ini punya banyak destinasi menarik yang benar-benar seru untuk dieksplorasi,” ujar Tino.
Ia juga menambahkan bahwa perjalanan terasa nyaman berkat dukungan skutik MAXi Yamaha yang memiliki posisi berkendara ergonomis, performa tangguh, serta fitur modern yang mendukung touring jarak jauh.
Rute perjalanan MTBN etape kedua di Bengkulu menghadirkan berbagai destinasi menarik yang bisa menjadi referensi touring bagi para biker. Berikut beberapa spot yang sukses mencuri perhatian peserta.
1. Jalur Liku 9
Jalur Liku 9 menjadi salah satu ruas jalan paling ikonik di Bengkulu. Jalan berkelok dengan tikungan tajam yang membelah Bukit Barisan ini menawarkan sensasi berkendara yang menantang sekaligus panorama alam memukau.
Hamparan hutan tropis yang masih asri ditambah kabut tipis di pagi hari membuat jalur ini menjadi favorit para rider dan pecinta fotografi.
2. Sungai Trokon
Bagi pencinta alam, Sungai Trokon menawarkan suasana tenang di tengah kawasan hutan Bengkulu. Air sungainya yang jernih berpadu dengan bebatuan besar dan vegetasi lebat menciptakan suasana alami yang menyegarkan.
Lokasi yang relatif terpencil membuat tempat ini cocok untuk relaksasi, trekking, maupun sekadar menikmati alam yang masih terjaga.
3. Danau Mas Harun Bastari
Destinasi wisata unggulan di Rejang Lebong ini menghadirkan perpaduan panorama danau dan perbukitan hijau yang memanjakan mata.
Keunikan Danau Mas Harun Bastari terletak pada air terjun yang langsung mengalir ke dalam danau. Suasana sejuk dengan kabut tipis di pagi hari membuat lokasi ini terasa semakin eksotis.
4. Kebun Teh Kabawetan
Kebun Teh Kabawetan di Kepahiang menjadi salah satu lanskap perkebunan teh paling ikonik di Bengkulu. Hamparan kebun teh hijau yang luas menciptakan panorama menenangkan dan cocok menjadi lokasi touring santai.
Selain keindahan alamnya, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah karena telah berkembang sejak masa kolonial Belanda.
5. Pantai Sungai Suci
Pantai Sungai Suci menghadirkan panorama khas pesisir barat Sumatra dengan ombak besar Samudra Hindia, tebing karang, serta pulau kecil yang terhubung jembatan gantung.
Nama “Sungai Suci” sendiri berasal dari aliran air tawar di kawasan tersebut yang dipercaya memiliki nilai spiritual oleh masyarakat setempat.
Tidak hanya jalur touring dan panorama alam, peserta MTBN Bengkulu juga diajak mengenal budaya serta kuliner khas daerah.
6. Pendap, Kuliner Khas Bengkulu
Pendap merupakan makanan khas Bengkulu berbahan dasar ikan yang dibumbui rempah-rempah, lalu dibungkus daun talas dan dimasak dalam waktu lama.
Penggunaan daun talas memberikan aroma khas dengan cita rasa gurih, asam, dan sedikit pahit yang unik.
7. Sirup Jeruk Kalamansi
Minuman khas Bengkulu ini dibuat dari jeruk kalamansi yang memiliki aroma kuat dan rasa asam menyegarkan.
Karena buahnya mudah rusak, masyarakat Bengkulu mengolahnya menjadi sirup yang cocok diminum saat cuaca panas.
8. Musik Perkusi Dhol
Kesenian musik Dhol menjadi salah satu identitas budaya Bengkulu yang identik dengan Festival Tabot.
Musik tabuh ini dimainkan menggunakan alat musik besar bernama dhol dan memiliki ritme khas yang menghentak.
Tradisi tersebut berkembang dari pengaruh budaya India pada masa kolonial.
Memperkenalkan Bengkulu
Deputy GM Sales & Manager Yamaha Main Dealers Thamrin Brothers, Wahidin, mengatakan bahwa MTBN menjadi cara Yamaha memperkenalkan Bengkulu sebagai destinasi touring yang kaya keindahan alam, budaya, dan kuliner.
“Melalui MAXi Tour Boemi Nusantara, Yamaha ingin memperkenalkan Bengkulu sebagai destinasi touring yang tidak hanya identik dengan bunga Rafflesia, tetapi juga kaya akan keindahan alam, budaya, kuliner khas, serta jalur perjalanan yang menarik untuk dieksplorasi,” ujar Wahidin.
Menurutnya, kehadiran skutik MAXi Yamaha turut mendukung kenyamanan dan performa berkendara selama menjelajahi berbagai hidden gems di Bengkulu.
Setelah sukses digelar di Bumi Rafflesia, rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 selanjutnya berlanjut ke Kota Tapis Berseri, Lampung, pada 8-11 Mei 2026.
Agenda touring tersebut akan kembali mengusung semangat menjelajahi keindahan Nusantara dari Barat hingga Timur Indonesia bersama line-up MAXi Yamaha.