Marissa Anita Bahas Sindrom Empty Nest Setelah Jadi Mama di Film Crocodile Tears, Ini Penjelasannya

Sindrom empty nest adalah kondisi orang tua hampa dan kesepian saat anak tinggalkan rumah. Apa kaitannya dengan Marissa Anita di film Crocoline Tears?

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 07 Mei 2026, 21:00 WIB
Sindrom empty nest adalah kondisi orang tua hampa dan kesepian saat anak tinggalkan rumah. Apa kaitannya dengan Marissa Anita di film Crocoline Tears?

Liputan6.com, Jakarta - Eksplorasi peran yang dilakukan Marissa Anita makin lebar saat tampil sebagai Mama dalam film Crocodile Tears. Mengusung genre drama keluarga intens, film karya sutradara Tumpal Tampubolon ini menyusuri perubahan hubungan ibu dan anak saat buah hatinya beranjak dewasa lalu bikin keputusan sendiri. Marissa Anita mencoba berempati pada kekhawatiran yang menggenang di benak Mama dan kondisi kejiwaannya dalam menghadapi perubahan sikap anak. Ia lantas teringat sindrom empty nest atau sarang yang kosong.

Apa hubungan Mama dalam Crocodile Tears dengan sindrom empty nest? “Cerita mama ini adalah seorang ibu yang lupa bertransisi identitas. Itu banyak dialami orang tua, makanya ada sindrom empty nest. Ini biasanya terjadi saat anak-anak makin besar, mereka harus meninggalkan rumah. Lalu, ibu atau bapak lupa punya identitas lain selain orang tua. Ketika dia lupa bertransisi, anaknya dikekepin. Itu enggak sehat,” kata Marissa Anita dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di gedung KLY Jakarta, belum lama ini.

Dalam konteks Crocodile Tears, Mama semestinya jangan hanya terpaku pada predikat sebagai ibu. Selain ibu, wanita punya predikat lain yang tak kalah seru misalnya anggota organisasi, karyawan perusahaan anu, wirausaha, dan masih banyak lagi.

Dengan begitu, saat anak telah dewasa dan punya kehidupan sendiri, ibu tak merasa kesepian atau kehilangan arah lantaran tak punya kegiatan lain.


Identitas Lain

Marissa Anita

Marissa Anita menyatakan, sindrom empty nest ini bisa ditanggulangi dengan membangun kesadaran dalam pikiran orang tua sejak jauh-jauh hari. Bahkan, saat anak yang dirawat masih kecil.

“Mestinya dia punya identitas lain selain orang tua, bahwa suatu hari anakku akan kulepas. Itu harus disadari jauh ketika anak masih kecil,” bintang film Perempuan Tanah Jahanam menyambung.

 


Berat Hati Sampai Ngekepin

Marissa Anita.

“Jadi, ketika mereka keluar dari rumah, agar kita enggak berat hati sampai ngekepin, misalnya punya identitas: saya seorang ibu, saya juga seorang perempuan, teman, bla-bla-bla,” beri tahu Marissa Anita.

Melansir dari berbagai sumber, sindrom empty nest adalah kondisi psikologis dan emosional berupa sedih, hampa, dan kesepian mendalam yang dialami orang tua saat anak-anak meninggalkan rumah.

 


Identitas Sebagai Ibu

Marissa Anita

Meski wajar, sindrom ini bisa menyebabkan stres atau depresi. Pemulihan sindrom ini bisa dimulai dengan membangun kembali hubungan sosial, mencari hobi baru, dan menjaga komunikasi dengan anak.

“Jadi, saat identitas sebagai ibu ‘lepas’ karena anaknya telah berumah tangga, dia masih bisa berdiri dengan identitas lain,” pungkas Marissa Anita. Crocodile Tears tayang di bioskop mula Kamis, 7 Mei 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya