Gagal Comeback Lawan PSG, Manuel Neuer Ungkap Dua Faktor Kegagalan Bayern Munchen

Manuel Neuer ungkap alasan Bayern Munchen gagal ke final Liga Champions usai ditahan imbang PSG. Kurangnya efisiensi peluang menjadi biang kerok kegagalan.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 07 Mei 2026, 14:55 WIB
Willian Pacho mencoba merebut bola dari Harry Kane di laga Bayern Munchen vs PSG, Kamis (7/5/2026) (AP Photo/Matthias Schrader)

Liputan6.com, Jakarta - Penjaga gawang Bayern Munchen, Manuel Neuer, memberikan tanggapannya terkait kegagalan Die Roten melangkah ke babak final Liga Champions 2025/2026. Menurut sang kiper, terdapat dua faktor utama yang membuat timnya gagal mencapai partai puncak tersebut.

Pada dini hari tadi, Allianz Arena menjadi saksi laga besar saat Bayern Munchen menjamu sang juara bertahan, PSG, dalam laga leg kedua semifinal UCL 2025/2026.

Bayern Munchen memasuki pertandingan ini dengan beban yang cukup berat. Akibat kekalahan 5-4 pada leg pertama, mereka diwajibkan meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol jika ingin membalikkan keadaan dan mengamankan tiket final.

Sangat disayangkan, Bayern tidak mampu mewujudkan target tersebut. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1, yang secara otomatis membawa sang juara bertahan kembali ke partai final secara berturut-turut.


Penampilan Tidak Buruk

Aksi Manuel Neuer saat menghentikan peluang berbahaya dari PSG, Kamis (7/5/2026) (AP Photo/Matthias Schrader)

Dalam sesi wawancara yang dilansir laman resmi UEFA setelah laga usai, Neuer tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil imbang tersebut.

Meski begitu, ia berpendapat bahwa secara keseluruhan penampilan Die Roten sebenarnya cukup baik. Namun, ia menyayangkan kurangnya efisiensi dalam sektor penyerangan sehingga timnya hanya mampu menyarangkan satu bola ke gawang lawan.

"Anda bisa lihat bahwa kami sebenarnya sedikit lagi bisa mencapai babak final. Namun sayang kami gagal menyelesaikan tugas kami di pertandingan tadi," ujar Neuer.


Buang-Buang Peluang

Selebrasi Harry Kane dalam laga PSG vs Bayern Munchen di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026). (AP Photo/Christophe Ena)

Neuer menekankan bahwa saat berhadapan dengan tim sekelas PSG, Bayern Munchen seharusnya memiliki penyelesaian akhir yang lebih matang. Ketidakmampuan memanfaatkan peluang kecil di depan gawang menjadi celah yang akhirnya dimanfaatkan oleh lawan.

"Hari ini kami tidak memiliki banyak peluang yang berbahaya. Namun ketika peluang itu muncul, kami harus memanfaatkannya dengan sebaik mungkin," sambung Neuer.

Ia juga membandingkan efektivitas timnya dengan ketajaman lini depan lawan. Neuer mengakui bahwa PSG sangat klinis dalam mengonversi peluang menjadi gol.

"Anda bisa lihat apa yang dilakuakn Paris, mereka benar-benar tajam dalam menyelesaikan peluang di mana pada leg pertama mereka mencetak lima gol ke gawang kami. Seharusnya kami bisa melakuan seperti itu," pungkas sang kiper.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya