Diego Simeone Tegaskan Atletico Madrid Tak Cari Alasan Usai Tersingkir dari Liga Champions

Diego Simeone menegaskan Atletico Madrid tidak mencari alasan usai tersingkir dari Liga Champions. Ia tetap bangga dengan perjuangan timnya musim ini.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 06 Mei 2026, 17:04 WIB
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, bertepuk tangan untuk fans setelah kekalahan pada leg kedua semifinal Liga Champions kontra Arsenal di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. (Adrian Dennis / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Diego Simeone menegaskan Atletico Madrid tidak mencari alasan setelah tersingkir dari Liga Champions. Ia menolak menyalahkan keputusan wasit dalam kekalahan dari Arsenal di semifinal.

Atletico kalah 0-1 dari Arsenal di leg kedua semifinal yang berlangsung di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Hasil itu membuat mereka kalah agregat 1-2 dan gagal melaju ke final.

Dalam pertandingan tersebut, Atletico sempat memprotes keputusan wasit terkait insiden Antoine Griezmann di babak kedua. Namun, protes itu tidak berbuah penalti setelah wasit mengabaikan klaim pelanggaran.

Gol Bukayo Saka di babak pertama menjadi penentu kemenangan Arsenal. Mereka kini melaju ke final dan akan menghadapi Paris Saint-Germain atau Bayern Munchen.


Penolakan Menjadikan Wasit sebagai Alasan

Duel Myles Lewis-Skelly dan Johnny Cardoso dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (AP Photo/Alastair Grant)

Simeone menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjadikan keputusan wasit sebagai alasan kekalahan timnya. Ia menilai fokus pada hal tersebut tidak akan mengubah hasil pertandingan.

Menurutnya, insiden yang melibatkan Griezmann memang bisa diperdebatkan. Namun, ia memilih untuk tidak membesar-besarkan situasi tersebut.

“Saya tidak akan fokus pada hal sederhana seperti insiden Griezmann,” ujar Simeone.

“Jelas itu pelanggaran. Wasit mengatakan ada pelanggaran dari Marc Pubill terhadap salah satu pemain mereka,” lanjut Simeone.


Menolak Dalih Meski Ada Kontroversi

Ekspresi para pemain Atletico Madrid setelah kekalahan dari Arsenal pada leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates, London, Rabu (6/5/2026). (Adrian Dennis / AFP)

Simeone kembali menegaskan sikapnya untuk tidak mencari pembenaran atas kekalahan. Ia menganggap hal tersebut hanya akan menjadi alasan semata.

Pelatih asal Argentina itu ingin timnya menerima hasil dengan lapang dada. Ia lebih memilih melihat keseluruhan performa tim sepanjang dua leg pertandingan.

“Saya tidak akan fokus pada itu. Itu akan menjadi alasan, dan saya tidak ingin mencari alasan,” tegas Simeone.


Kebanggaan atas Perjalanan Tim

Diego Simeone memberikan instruksi pada skuad Atletico Madrid di laga melawan Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/04/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Meski gagal melaju ke final, Simeone mengaku tetap bangga dengan perjuangan timnya. Ia merasa Atletico telah memberikan segalanya di kompetisi ini.

Perjalanan hingga semifinal dinilai sebagai pencapaian yang tidak mudah. Atletico bahkan mampu menyingkirkan Barcelona di perempat final.

“Kami mencapai tempat yang tidak dibayangkan siapa pun, bersaing dengan tim yang memiliki kekuatan luar biasa,” kata Simeone.

“Saya merasa bangga berada di posisi ini. Sejak pramusim saya mengatakan kami akan bersaing, dan kami benar-benar melakukannya,” lanjut Simeone.


Atletico Terus Berkembang Meski Tanpa Gelar

Arsenal berhasil memastikan tempat di final Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal yang digelar di Emirates Stadium, London, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. (AFP/Adrian Dennis)

Simeone menilai timnya telah berkembang pesat dalam berbagai aspek. Ia melihat Atletico kini semakin diakui di level Eropa dan dunia.

Namun, ia juga memahami bahwa ekspektasi suporter adalah meraih gelar. Pencapaian semifinal belum cukup untuk memenuhi harapan tersebut.

“Kami berkembang sangat besar dalam setiap aspek, kami adalah klub yang diakui di Eropa dan dunia,” ujar Simeone.

“Namun para suporter ingin menang. Mencapai semifinal saja tidak cukup,” tutup Simeone.

Sumber: ESPN


Persaingan Ketat di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya