Main di Kandang, Bayern Bertekad Balikkan Keadaan dan Lolos ke Final

Bayern vs PSG di Allianz Arena jadi penentu semifinal Liga Champions 2026, tuan rumah memburu kemenangan usai kalah tipis di leg pertama.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 06 Mei 2026, 10:04 WIB
Skuad Bayern Munchen menghampiri suporter seusai laga melawan PSG di Parc des Princes pada semifinal leg 1 Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. (ALAIN JOCARD / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laga Bayern vs PSG akan jadi penentuan nasib di semifinal Liga Champions 2025-2026. Pertandingan leg kedua ini digelar di Allianz Arena pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 02.00 WIB.

Tuan rumah membawa misi berat setelah kalah 4-5 pada leg pertama di Paris. Namun, dukungan publik Munchen diyakini menjadi faktor penting dalam usaha membalikkan agregat.

Pelatih dan pemain Bayern Munchen menegaskan tidak akan mengubah pendekatan permainan mereka. Fokus utama adalah menang di kandang dengan permainan menyerang seperti biasa.


Modal Agresif dari Leg Pertama

Gol PSG dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia (24', 56'), Joao Neves (33'), dan Ousmane Dembele (45', 58'). Sementara gol Bayern disumbang Harry Kane (17'), Michael Olise (41'), Dayot Upamecano (65'), dan Luis Diaz (69'). (AP Photo/Christophe Ena)

Pertemuan pertama menghadirkan hujan gol dengan tempo tinggi sepanjang laga. Kedua tim sama-sama menunjukkan kualitas lini serang yang berbahaya.

Kondisi ini membuka peluang laga kedua berlangsung dengan pola serupa. Bayern tetap percaya diri karena mampu mencetak empat gol di kandang lawan.

Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, menilai pendekatan timnya tidak akan berubah. Ia mengatakan, “Kami bermain di kandang, kami ingin menang dan akan melakukan segalanya untuk mencapainya.”


Dukungan Publik Allianz Arena

Selebrasi Harry Kane dalam laga PSG vs Bayern Munchen di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026). (AP Photo/Christophe Ena)

Atmosfer Allianz Arena diprediksi menjadi pembeda dalam duel Bayern vs PSG. Para pemain berharap energi dari suporter bisa memberi dorongan tambahan.

Striker Bayern, Harry Kane, menilai momen kecil akan sangat menentukan hasil akhir. Ia mengatakan, “Kami bermain di kandang dengan dukungan suporter, kami berharap itu bisa membawa kami melewati garis akhir.”

Situasi agregat yang tipis membuat setiap peluang menjadi sangat krusial. Bayern harus lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan dibanding leg pertama.


Bayern Tak Akan Ubah Identitas

Pemain Bayern Munchen, Harry Kane (tengah) dan Jonathan Tah (kiri) saat mengikuti sesi latihan jelang pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026 melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Jerman, Selasa 5 Mei 2026. Bayern Munchen melakukan persiapan penuh jelang menjamu Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua semifinal Liga Champions 2025-2026. (AP Photo/Matthias Schrader)

Bek Jonathan Tah menegaskan gaya bermain tim tetap ofensif. Ia menilai tidak ada alasan untuk mengubah identitas yang sudah membawa mereka ke semifinal.

Ia mengatakan, “Kami ingin bermain atraktif dan menyerang. Itu gaya kami dan kami tidak akan mengubahnya.” Pernyataan ini menegaskan Bayern akan tetap tampil berani meski dalam tekanan.

Antusiasme juga terasa di kalangan pendukung di Munchen menjelang laga besar ini. Tah mengungkapkan seluruh kota sudah menantikan duel penentuan melawan PSG.

Dengan agregat sementara 4-5, Bayern butuh kemenangan minimal dua gol untuk balikkan keadaan dan melaju ke final. Menghadapi PSG yang tajam, laga Bayern vs PSG dipastikan berlangsung ketat hingga menit akhir.

Sumber: UEFA.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya