Liputan6.com, Jakarta - PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melaporkan realisasi penerbitan saham baru hasil pelaksanaan (exercise) Waran Seri I pada akhir April 2026.
Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Selasa (5/5/2026) exercise Waran Seri I tersebut dilakukan pada 30 April 2026 dan saham hasil pelaksanaan akan diterbitkan pada 4 Mei 2026.
Advertisement
Dalam aksi ini, perseroan menerbitkan sebanyak 300 saham baru. Dengan demikian, jumlah saham HUMI yang beredar meningkat dari sebelumnya 18.062.632.046 saham menjadi 18.062.633.001 saham setelah penambahan.
Jumlah tambahan saham yang relatif kecil ini menunjukkan bahwa pelaksanaan waran masih berlangsung secara bertahap, tergantung minat pemegang waran untuk mengonversi kepemilikannya menjadi saham.
Meski telah ada pelaksanaan, jumlah Waran Seri I yang belum diexercise masih cukup signifikan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.337.316.999 lembar waran yang masih beredar di pasar dan belum dikonversi menjadi saham.
Besarnya jumlah waran yang tersisa ini membuka peluang potensi penambahan saham baru ke depan apabila para pemegang waran memutuskan untuk melakukan exercise.
Dampak Terhadap Struktur Modal
Penerbitan saham dari hasil exercise waran umumnya berdampak pada peningkatan jumlah saham beredar serta potensi dilusi bagi pemegang saham eksisting. Namun, di sisi lain, langkah ini juga dapat menambah modal disetor perseroan tanpa melalui aksi rights issue.
Dengan masih besarnya jumlah Waran Seri I yang belum dilaksanakan, investor akan mencermati perkembangan selanjutnya, termasuk potensi tambahan saham yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham HUMI di PT Bursa Efek Indonesia.
Ke depan, realisasi exercise waran akan menjadi salah satu indikator penting dalam melihat minat investor terhadap prospek bisnis PT Humpuss Maritim Internasional Tbk.