Pembebasan Lahan Koridor Utama Tol Trans Sumatera Belum Tuntas

Menteri PU Dody Hanggodo menargetkan Seksi Kramasan–Pangkalan Balai selesai pada kuartal III 2026. pembebasan lahan sejumlah koridor belum 100 persen.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 05 Mei 2026, 09:20 WIB
Perkembangan pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung. (Dok Kementerian PU)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung guna memperkuat konektivitas pada koridor utama Jalan Tol Trans Sumatera.

Dua seksi prioritas, yakni Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas dan Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai, ditargetkan rampung pada kuartal III 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan jalan tol ini memiliki manfaat besar bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera.

"Kami terus dukung pembangunan proyek ini agar selesai tepat waktu karena ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," kata Dody, Selasa (5/5/2026).

Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung memiliki panjang total 111,69 km dan merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera. Ruas Kayuagung–Palembang sepanjang 37,62 km telah beroperasi, sementara lanjutan menuju Betung sepanjang 69,19 km saat ini tengah dibangun.

Pembangunan ruas Tol Palembang–Betung terbagi dalam tiga seksi, yaitu Seksi 1 Kramasan–Sungai Rengas memiliki panjang 21,5 km, Seksi 2 Sungai Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 km, serta Seksi 3 Pangkalan Balai – Betung sepanjang 14,69 km.

Fokus percepatan saat ini berada pada Seksi 1 dan Seksi 2 karena keduanya akan memperkuat konektivitas kawasan perkotaan Palembang menuju wilayah utara Sumatera Selatan serta mendukung kelancaran arus logistik lintas provinsi.

 

Pembebasan Lahan dan Progres Konstruksi

Perkembangan pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung. (Dok Kementerian PU)

Progres pembangunan menunjukkan capaian signifikan. Pada Seksi 1, pembebasan lahan telah mencapai 95,43 persen dengan progres konstruksi sebesar 92,07 persen.

Sementara pada Seksi 2, progres pengadaan lahan mencapai 95,58 persen dan progres konstruksi sebesar 89,88 persen. Kedua seksi ini ditargetkan selesai konstruksi pada kuartal III 2026.

Adapun Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung saat ini mencatat progres pembebasan lahan sebesar 86,15 persen, dengan progres konstruksi 51,82 persen dan ditargetkan selesai pada awal 2027.

 

Skema KPBU

Perkembangan pembangunan Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung. (Dok Kementerian PU)

Pembangunan jalan tol ini dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero).

Pekerjaan konstruksi Seksi 1 dan Seksi 2 dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk, sedangkan Seksi 3 dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur.

Secara keseluruhan, proyek Jalan Tol Kayuagung–Palembang–Betung memiliki nilai investasi sekitar Rp 14,98 triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun. Kehadiran tol ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan Palembang–Betung secara signifikan dari sekitar tiga jam menjadi sekitar satu jam.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya