Mahasiswa Demo Hardiknas di Depan kantor Kemdiktisaintek, Bawa Persoalan Pendidikan

Dalam orasinya, salah satu mahasiswa Universitas Indonesia (UI), menyoroti pendidikan di Indonesia yang masih dianggap sebagai komoditas.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 04 Mei 2026, 16:52 WIB
Mahasiswa demo Hardiknas di depan gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). (Liputan6.com/Riefqy Alief)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah organisasi mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin (4/5/2026). Aksi unjuk rasa ini dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, para mahasiswa mulai hadir di depan gerbang gedung Kemdiktisaintek sejak pukul 15.00 WIB. Aksi ini dihadiri oleh aliansi HMI, IMM, GMNI, PMII, LMND, dan FMN.

Selain itu, ada pula mahasiswa dari berbagai kampus, seperti Universitas Indonesia, mahasiswa Universitas Pancasila, mahasiswa Universitas Nasional, UPN Veteran Jakarta dan universitas lainnya.

Setiap organisasi mahasiswa juga membawa bendera masing-masing, sebagai simbol. Selain itu, terlihat sejumlah mahasiswa membawa poster yang berisikan tuntutan dan sindiran kepada pemerintah.

"Pendidikan Dirampas, MBG Oke Gas," tulisnya.

"Dana MBG Dimaksimalkan, Dana Pendidikan Diminimalkan," tulis poster lainnya.

Dalam orasinya, salah satu mahasiswa Universitas Indonesia (UI), menyoroti pendidikan di Indonesia yang masih dianggap sebagai komoditas.

"Yang kami perjuangkan adalah kepentingan bapak-ibu kami juga, mereka menyekolahkan kami, membiayai pendidikan kami, untuk menyejahterakan mereka. Tetapi negara yang kalian lindungi malah justru menyiksa kami, memblokir kami dari akses kesejahteraan tersebut," ucap salah satu orator mahasiswa Universitas Indonesia.

"Oleh sebab itu teman-teman, sekali lagi, kita tidak akan mundur, kita tidak akan menyerah, demi pendidikan Indonesia," sambungnya.

Sementara itu, arus lalu lintas dari dan menuju Jalan Sudirman serta ke Jalan Asia Afrika ditutup Polisi. Pengendara yang ingin menuju ke Jalan Asia Afrika, harus memutar ke Jalan Pemuda.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya