Harga Bitcoin Sempat Sentuh USD 80.000, Ini Pemicunya

Harga bitcoin (BTC) sempat menguat hingga menyentuh USD 80.000. Berikut sentimennya.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 04 Mei 2026, 16:00 WIB
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga bitcoin (BTC) menguat di atas USD 80.000 atau Rp 1,38 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.320) pada Minggu malam, 4 Mei 2026 waktu setempat. Bitcoin memimpin reli di antara kripto jajaran teratas seiring investor mencermati perkembangan terbaru Amerika Serikat-Iran.

Berdasarkan data the block, harga bitcoin sempat naik 2,6% selama 24 jam terakhir menjadi USD 80.150 pada pukul 23.40 ET. Sedangkan ether menguat 3,6% menjadi USD 2.382 dan XRP naik 2% menjadi USD 1,41.

Sementara itu, berdasarkan data coinmarketcap.com, harga bitcoin naik 1,77% dalam 24 jam terakhir pada Senin, 4 Mei 2026. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 79.682 atau Rp 1,38 miliar.

“Lonjakan bitcoin melewati USD 80.000 menembus level resistance yang membatasi pergerakan harga selama akhir pekan,” ujar Direktur LVRG Research, Nick Ruck.

Ia menambahkan, pergeseran cepat ini menempatkan momentum jangka pendek dengan kuat sebagai area penguatan. Selain itu, momentum ini juga mengkonfirmasi kekuatan aksi beli oleh pembeli setelah alami koreksi.

Sementara itu analis Zeus Research Dominick John menuturkan, harga bitcoin menembus level resistance psikologis utama.

“Proyek Kebebasan”

Pergerakan harga bitcoin ini terjadi di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berlanjut. Dalam unggahan Truth Social pada Minggu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan proyek kebebasan, sebuah inisiatif yang menurut dia akan membebaskan kapal kargo yang terdampar akibat penutupan Selat Hormuz.

Trump menuturkan, AS akan memandu kapal-kapal yang terdampar keluar dari selat sehingga dapat dengan bebas dan mampu melanjutkan bisnisnya. Trump mengatakan, inisiatif ini dijadwalkan dimulai pada Senin pagi, 4 Mei 2026 waktu setempat.

Namun, pejabat Senior Iran Ebrahim Azizi mengingatkan campur tangan AS di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Selain itu, Trump menuturkan, perwakilannya sedang melakukan diskusi yang sangat positif dengan Iran. Diskusi itu dinilai dapat mengarah pada sesuatu yang sangat positif bagi semua pihak.

 

Arus Masuk ETF yang Berkelanjutan

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Di sisi lain, dana yang diperdagangkan di bursa atau Exchange Traded Fund (ETF) bitcoin spot di AS melaporkan arus masuk selama lima minggu berturut-turut senilai USD 153,87 juta atau Rp 2,66 triliun, berdasarkan data SoSoValue.

“Arus masuk berkelanjutan selama lima minggu ke ETF Bitcoin spot AS menyoroti meningkatnya dukungan dan kepercayaan institusional terhadap bitcoin sebagai aset strategis dalam portofolio,” kata Ruck.

Selain itu, pelaku pasar juga akan mengamati klaim pengganguran awal pada 7 Mei 2026 untuk memberi sinyal kekuatan pasar tenaga kerja. Kemudian berita utama negosiasi AS-Iran yang mendorong perubahan sentimen risiko dan arus masuk ETF yang stabil untuk mengukur apakah permintaan institusional menguat atau melemah.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Harga Kripto pada 4 Mei 2026

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Sebelumnya, harga kripto jajaran teratas untuk sejumlah koin terpantau mengalami kenaikan pada Senin, 4 Mei 2026 Tren ini terjadi ketika harga kripto kapitalisasi pasar terbesar yakni bitcoin (BTC) dalam 24 jam terakhir justru melemah. 

 Melansir data Coinmarketcap pada Senin (4/5/2026) pukul 06.30 WIB, bitcoin turun 0,13 persen ke level Rp 1,36 miliar per koin. 

Dominasi bitcoin di pasar kripto juga melemah 0,07 persen dalam sehari menjadi 60,35 persen. Berkebalikan dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) mengalami kenaikan harga sebesar 0,23 persen. Sehingga ETH berada di level Rp 40,37 juta per koin. 

Peningkatan tipis juga dialami Binance coin (BNB) yang menghijau 0,05 persen dalam 24 jam terakhir ke angka Rp 10,72 juta per koin. Di sisi lain, mata uang kripto papan atas lainnya seperti Cardano (ADA) berkutat di zona merah. ADA turun 0,19 persen dan dipatok di level Rp 4.340 per koin. 

Senada, Solana (SOL) juga anjlok 0,45 persen dalam satu hari ke level Rp 1,45 juta per koin. Penurunan harga juga dialami XRP, yang melemah 0,38 persen ke angka Rp 24.116.

Sementara Koin Meme Dogecoin terpangkas tipis 0,09 persen di harga Rp 1.884 per koin. Stablecoin Tether (USDT) terpantau tidak mengalami perubahan harga dan tetap di kisaran Rp 17.346. Sama halnya dengan USD Coin (USDC), yang naik tipis 0,01 persen dengan banderol harga Rp 17.348 per koin. 

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto pada Senin (4/5/2026) berada di level Rp 45.457 triliun, naik 0,28 persen dalam sehari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir Rp 1.608,51 triliun, membuatnya melesat hingga 2,69 persen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya