Momen Prabowo di Hari Buruh: Naik Maung Putih, Joget Silat, hingga Lepas Kemeja Safari

Kehadiran Prabowo saat perayaan Hari Buruh di Monas tidak hanya menarik perhatian melalui isi pidato dan janji-janji kepada buruh, tetapi juga lewat aksinya.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 02 Mei 2026, 10:00 WIB
Sebagai informasi, perayaan May Day 2026 mengangkat tema "Solidaritas Tanpa Batas, Tanpa Sekat, Tanpa Perbedaan, dan Berjuang Bersama untuk Kesejahteraan Buruh Indonesia yang Berkeadilan". Tampak dalam foto, Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan berdiri) didampingi sejumlah pimpinan organisasi-organisasi buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali hadir dalam peringatan hari buruh internasional yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada Jumat 1 Mei 2026 kemarin. 

Bukan hanya soal isi pidato dan janjinya kepada buruh yang dinanti dan jadi sorotan, tetapi juga aksinya di panggung.

Berikut rangkumannya: 

1. Datang dengan Maung Putih 

Maung putih menjadi ciri khas Presiden Prabowo sejak menjabat sebagai kepala negara Republik Indonesia. Bukan mobil mewah sekelas mercedez seperti presiden pendahulunnya, Prabowo memilih kendaraan lokal buatan PT Pindad yang di-design khusus dengan spesifikasi tingkat keamanan super tinggi, anti peluru.

Ketika peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026, mobil itu pun muncul memasuki Monas, Jakarta tempat berkumpulnya massa buruh. Sesampainya di Pintu Patung Kuda, Prabowo pun langsung muncul melalui sunroof mobil maung dan menyapa dengan melambaikan tangannya, menengok ke kiri dan ke kanan.

2. Joget Gaya Silat

Sudah bukan hal baru bahwa Prabowo suka berjoget.  Gaya khasnya sejak Pilpres 2024 adalah joget gaya silat. Hal ini kerap dilakukan jika suasana di sekitarnya riang dan semarak. Seperti saat aksi May Day, kepala negara datang saat band pengisi acara, Tipe X sedang membawakan tembang andalannya ‘kamu gak sendirian’. 

Prabowo yang naik panggung utama dengan diiringi lagu tersebut spontan langsung menyapa massa buruh dengan aksi joget gaya silatnya. Hal itu dirasa natural sehingga siapa pun yang melihatnya ikut terhibur.

 

Buka Kemeja

Presiden Prabowo Subianto juga berjanji agar para buruh bisa membeli rumah sendiri. TTampak dalam foto, Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan berdiri) didampingi sejumlah pimpinan organisasi-organisasi buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

3. Membuka Kemeja Safari

Cuaca di lokasi yang panas dan terik mungkin membuat presiden tidak nyaman dan merasa gerah. Sehingga secara spontan, usai berpidato dan sebelum turun panggung, baju safari yang digunakan dilepasnya. Diawali dengan melepas pin Kepresidenan, Prabowo secara bertahap melepas kancing demi kancing. Setelah semua kancing terlepas, dia pun melempar kemejanya ke arah massa buruh. Sontak mereka pun berebut ingin mendapatkan kemeja bekas presiden, mirip aksi seorang rock star yang memberikan bajunya ke para fans atau pemain bola yang melempar jersey ke arah penonton.

4. Membagikan topi dan kaos

Dengan mengenakan kaos dalam berwarna hitam, Prabowo melanjutkan aksi menyapa massa buruh dengan melempar-lempar topi yang dibawakan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Sekretaris Pribadi Presiden, Rizky Imansyah. Topi itu disebar ke seluruh penjuru. Tidak cukup sampai di situ, saat meninggalkan lokasi, dari atap mobilnya, Prabowo kembali menunjukan kehadirannya. Kali ini tidak sebatas menyapa, namun ada baju yang dibagi-bagikan dengan cara dilempar kepada massa buruh yang berdiri di dekat jalur keluar kendaraannya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya