Dewi Perssik Geram Diberitakan Meninggal Dunia hingga Disebut Kuntilanak, Siap Tempuh Jalur Hukum

Dewi Perssik merasa selama ini ia mungkin terlalu berbaik hati kepada para netizen yang sering menghujatnya.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 01 Mei 2026, 19:00 WIB
Dewi Perssik. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi dangdut Dewi Perssik tengah diliputi rasa amarah karena ulah sejumlah netizen yang tak bertanggung jawab di media sosial. Perempuan yang akrab disapa Mami Depe ini ini merasa geram dikabarkan telah meninggal dunia melalui siaran langsung di platform TikTok.

"Nah ini, aku tuh minta maaf ya, maksudnya bukan aku tuh arogan, bukan aku tuh merasa bahwa diri aku tuh siapa, asal bisa main melaporkan. Jadi aku satu kali, dua kali, tiga kali, itu aku sudah diemin. Sampai dibilang meninggal," tuturnya saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2026). 

Kekesalan Depe memuncak saat mencoba masuk ke dalam siaran langsung tersebut untuk memberikan klarifikasi. Alih-alih mendapatkan permintaan maaf, ia justru dihina dengan sebutan makhluk halus oleh para pelaku.

"Maksudnya, 'Lah ini Kuntilanak ini, bukan Dewi Perssik'. Lah tapi fotonya aku tuh di sebelah 'Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un' gitu lho Mas, mereka lagi live. Aku nggak ngerti ini maksudnya apa. Ini ada cowok-cowok kan, terus muka mereka juga ditampangin gitu," ungkapnya.

Dewi merasa narasi yang dibangun sudah sangat keterlaluan dan menyinggung sisi kemanusiaannya. Apalagi Dewi yang bermaksud ingin meluruskan kabar tidak benar itu, justru mendapat perlakuan kurang menyenangkan.

"Bahkan aku bilang, 'Ini aku, jangan kayak gitu, aku masih hidup, nggak boleh kayak gitu'. Dia bilang, 'Nggak, ini sudah mati kok, ini kuntilanak yang masuk, ini setan yang masuk'. Kan jadi sebel ya Mbak orang ya. Wah, ini berarti tandanya pengen ketemu aku di kantor polisi nih, gitu lho," tegasnya.

 


Dewi Perssik Merasa Pelaku Sudah Lampaui Batas

Dewi Perssik. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Meskipun sering menjadi sasaran hoaks, Depe merasa para pelaku kali ini sudah melampaui batas dengan membuat siaran langsung berturut-turut. Ia membandingkan bahwa konten ini jauh lebih buruk daripada sekadar editan foto mobil kecelakaan yang biasa ia temui.

"Kemarin aku sudah bilang sama Bang Sandy. 'Bang Sandy, sebenarnya sih kemarin aku dapet panggilan polisi sebagai saksi untuk kasus yang Facebook. Nah cuma maunya tuh sekaligus, boleh nggak aku laporin ini?'. Karena dia orang itu tiga hari berturut-turut itu banyak beberapa akun itu yang melakukan live secara massal, terus membicarakan tentang kronologi meninggalnya saya," jelas Depe.

Lanjut Baca:

Artis kelahiran Jember ini mengaku merasa sangat terusik karena diundang masuk ke dalam forum diskusi tersebut hanya untuk dihina. Baginya, tindakan para oknum itu sudah sangat kurang ajar dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. "Kan gini toh, wong masih hidup lho dibilang mati, ya kan. Coba kemarin sih kalau bikin konten sih nggak apa-apa. Cuma kalau di-live-in kan kesel. Udah gitu aku di-invite lagi, kan kurang ajar banget. Aku di-invite, giliran aku masuk aku dibilang kuntilanaknya masuk. Kan nyebelin ya gitu," tuturnya kecewa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya