Dua Remaja Tewas dalam Serangan Drone di Belgorod, Rusia Tuduh Ukraina Targetkan Sipil

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina terkait tuduhan tersebut.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 01 Mei 2026, 11:01 WIB
Sebagai informasi, invasi skala penuh Rusia ke Ukraina dimulai sejak 24 Februari 2022. Tampak dalam foto, seorang pria yang terluka berdiri di halaman sebuah rumah tinggal yang hancur akibat serangan Rusia di Odesa, Ukraina, Jumat 24 April 2026. (AP Photo/Michael Shtekel)

Liputan6.com, Moskow - Dua remaja dilaporkan tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai diserang pesawat tak berawak di wilayah Belgorod, Rusia, pada Jumat pagi waktu setempat.

Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, menyatakan serangan tersebut terjadi di desa Volchya Alexandrovka. Ia menuduh drone milik militer Ukraina secara sengaja menargetkan kendaraan yang ditumpangi kedua korban, dikutip dari laman Gulf News, Jumat (1/5/2026).

“Pesawat tak berawak Angkatan Bersenjata Ukraina menyerang sepeda motor yang membawa dua pemuda berusia 18 dan 15 tahun. Keduanya meninggal di tempat akibat luka yang diderita,” ujar Gladkov melalui Telegram.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina terkait tuduhan tersebut.

Sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, konflik antara kedua negara terus memanas dan menjadi yang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II. Serangan lintas perbatasan, termasuk penggunaan drone, semakin sering terjadi di wilayah perbatasan seperti Belgorod.

Pemerintah di Kyiv selama ini menyatakan bahwa serangan balasan mereka umumnya menargetkan infrastruktur energi dan militer Rusia. Namun, Moskow berulang kali menuduh Ukraina melakukan serangan yang menimbulkan korban sipil.

Di tengah meningkatnya eskalasi, upaya diplomatik yang dimediasi oleh Amerika Serikat dilaporkan mengalami kebuntuan, terutama setelah perhatian global terpecah akibat konflik di Timur Tengah.

Insiden terbaru ini kembali menambah daftar korban sipil dalam konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya