Derby Romero Kena Heat Stroke Saat Syuting Film Ikatan Darah, Badan Kepanasan Hingga Muntah Air

Di tengah syuting film Ikatan Darah, Derby Romero merasa matanya gelap, badan sempoyongan mau pingsan lalu muntah air. Rupanya ia kena heat stroke.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 01 Mei 2026, 11:00 WIB
Di tengah syuting film Ikatan Darah, Derby Romero merasa matanya gelap, badan sempoyongan mau pingsan lalu muntah air. Rupanya ia kena heat stroke.

Liputan6.com, Jakarta - Ada satu momen tak terlupakan bagi Derby Romero selama syuting film Ikatan Darah di Semarang, Jawa Tengah, yakni terkena heat stroke. Heat stroke adalah kondisi medis serius akibat cuaca panas, di mana suhu tubuh meningkat drastis hingga mencapai 40 derajat Celsius dan gagal mendinginkan diri. Kondisi ini dapat memantik kerusakan sistem saraf, disfungsi organ vital, hingga kematian jika tidak segera ditangani.

Derby Romero menceritakan detik-detik kena heat stroke di lokasi syuting Ikatan Darah. Ini bermula ketika bintang film Petualangan Sherina menjalani syuting adegan lari secepat-cepatnya. Hari itu, di Semarang, suhu sedang panas-panasnya. Adegan ini dieksekusi Derby Romero dengan kostum atasan ber-hoodie. Mulanya, semua baik-baik saja. Adegan lari di tengah suhu dan gelombang panas terekam sesuai arahan sutradara Sidharta Tata.

Setelah berjam-jam, suhu tubuh pelantun “Gelora Asmara” melonjak. “Aku enggak sadar bahwa badanku overheat. Kami syuting di Semarang, panasnya saat itu kayaknya lagi heat wave. Suhunya mungkin 39 sampai 40 derajat Celsius. Aku harus lari karena (hari itu) banyak adegan sprint pakai hoodie,” kata Derby Romero dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, belum lama ini.

Masih segar dalam ingatan, sejumlah gejala yang dirasakannya saat syuting. Kepala tiba-tiba puyeng. Badan lemas. Dua “sinyal” ini tak disadari Derby Romero. Justru Sidharta Tata yang menyadari dan langsung menduga pemainnya kena heat stroke.

 


Mata Gelap

Derby Romero.

“Pas berdiri itu mata gelap, badan sempoyongan kayak mau pingsan. Badanku dipegangi kru lalu diistirahatkan. Pas dicek memang badan panas banget. Kayaknya gejala heat stroke lalu badan didinginkan. Lalu, muntah air,” ujarnya.

Setelahnya, Sidharta Tata memutuskan syuting untuk Derby Romero disetop meski belum selesai. Adegan Bilal (Derby Romero) menjadi out of frame. Derby Romero diminta pulang ke hotel sampai kondisi fisiknya pulih.


Aku Harus Istirahat

Derby Romero.

“Sebenarnya waktu itu masih ada adegan lari lagi ke atas, tapi karena aku sudah kayak begitu keadaannya, Tata berpikir aku harus istirahat. Akhirnya aku dipulangkan. Tenaga medis stand by 24 jam,” Derby Romero menyambung.

Dalam Ikatan Darah, ia sebagai Bilal, kakak Mega (Livi Ciananta) yang terjerat judi hingga mengambil jalan pintas pinjam uang ke ketua gangster, Primbon (Rifnu Wikana). Walhasil, ia pun dikejar-kejar anak buah Primbon.

 


Sangat Kubanggakan

Derby Romero.

Meski kena heat stroke, Derby Romero tak trauma pada tokoh Bilal. Baginya, syuting Ikatan Darah kayak liburan karena isinya teman semua. Meski capai, ritme kerja di lokasi syuting terasa pas saja.

“Aku bisa bilang ini salah satu film yang sangat kubanggakan dalam karier. Prosesnya paling menyenangkan selama aku bermain film,” ucap Derby Romero. Ikatan Darah masih tayang di bioskop.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya