Liputan6.com, Banten - Sebuah mobil Innova hitam yang diduga dikendarai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Pandeglang Ahmad Mursidi, menabrak kerumunan siswa Sekolah Dasar Negeri (SD) 5 Sukaratu, Kecamatan Majasari.
Dari kejadian tersebut, satu pelajar meninggal dunia, kemudian 6 siswa serta dua masyarakat terluka dan mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Advertisement
"Sampai saat ini untuk korban meninggal dunia ada 1, kemudian 6 orang dirawat di RS. Pekerjaannya PNS. Pedagang dan sales yang masih di rawat," ujar Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, Kamis (30/04/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Innova hitam dengan plat nomor A 1633 BF yang dikendarai Ahmad Mursidi melaju dari Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kemudian didepan SDN 5 Sukaratu, mobil tersebut menabrak kerumunan siswa yang sedang jajan dipinggir jalan.
"Pengemudi masih kita mintai keterangan oleh Satlantas Polres Pandeglang, kita masih mengumpulkan keterangan saksi dan lain-lain," terangnya.
Di sejumlah akun media sosial (medsos), terdapat unggahan gambar kondisi Ahmad Mursidi duduk di kursi mobil dengan mengenakan selang oksigen.
Dia duduk mengenakan kaos berwarna abu-abu dan celana pendek berwarna cokelat, badannya juga terlihat kurus. Polisi akan memastikan kondisi kesehatan Ahmad Mursidi.
"Untuk sakit belum bisa simpulkan, masih kita dalam lebih lanjut," jelasnya.