Masih Pakai Selang Oksigen, Kepala Dinas di Banten Tabrak Kerumunan Siswa SD hingga 1 Tewas

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Pandeglang Ahmad Mursidi, menabrak kerumunan siswa SD.

oleh Yandhi DeslatamaDiterbitkan 30 April 2026, 17:21 WIB
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Pandeglang Ahmad Mursidi, menabrak kerumunan siswa Sekolah Dasar Negeri (SD) 5 Sukaratu, Kecamatan Majasari. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Liputan6.com, Banten - Sebuah mobil Innova hitam yang diduga dikendarai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Pandeglang Ahmad Mursidi, menabrak kerumunan siswa Sekolah Dasar Negeri (SD) 5 Sukaratu, Kecamatan Majasari.

Dari kejadian tersebut, satu pelajar meninggal dunia, kemudian 6 siswa serta dua masyarakat terluka dan mendapat perawatan medis di rumah sakit.

"Sampai saat ini untuk korban meninggal dunia ada 1, kemudian 6 orang dirawat di RS. Pekerjaannya PNS. Pedagang dan sales yang masih di rawat," ujar Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, Kamis (30/04/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Innova hitam dengan plat nomor A 1633 BF yang dikendarai Ahmad Mursidi melaju dari Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kemudian didepan SDN 5 Sukaratu, mobil tersebut menabrak kerumunan siswa yang sedang jajan dipinggir jalan.

"Pengemudi masih kita mintai keterangan oleh Satlantas Polres Pandeglang, kita masih mengumpulkan keterangan saksi dan lain-lain," terangnya.

Di sejumlah akun media sosial (medsos), terdapat unggahan gambar kondisi Ahmad Mursidi duduk di kursi mobil dengan mengenakan selang oksigen.

Dia duduk mengenakan kaos berwarna abu-abu dan celana pendek berwarna cokelat, badannya juga terlihat kurus. Polisi akan memastikan kondisi kesehatan Ahmad Mursidi.

"Untuk sakit belum bisa simpulkan, masih kita dalam lebih lanjut," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya