BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia, Kamis 30 April 2026

BMKG memprakirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah pada Kamis (30/4/2026).

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 30 April 2026, 08:25 WIB
Kenderaan melintas saat hujan di Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/11/2021). BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir, dan angin kencang untuk berbagai wilayah di Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah pada Kamis (30/4/2026) akibat sejumlah dinamika atmosfer, sehingga diperlukan kesiapsiagaan untuk menghadapi hal tersebut.

Prakirawan cuaca BMKG Ina Indah H mengatakan, wilayah-wilayah tersebut, yakni Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku.

"Untuk bagian barat Indonesia, diwaspadai terdapat potensi hujan petir di Banjarmasin dan Tanjung Selor, kemudian potensi hujan sedang di Padang, Semarang, dan Yogyakarta," ujar Ina dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, melansir Antara, Kamis (30/4/2026).

Ia mengatakan, terdapat potensi hujan ringan di Medan, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, dan Samarinda, serta potensi berawan tebal di Banda Aceh.

"Sementara itu, untuk Indonesia bagian timur, perlu mewaspadai potensi hujan petir di Ambon, potensi hujan sedang di Denpasar, Mataram, Mamuju, dan Nabire," ucap Ina.

Dia menyebut, potensi hujan ringan terjadi di Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke, serta potensi berawan tebal di Kupang dan Manado.

 

BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini, Warga Jakarta Waspada Cuaca Ekstrem hingga 3 Mei 2026

Suasana Kawasan Bundaran HI saat Hujan lebat di Jakarta, Sabtu (15/10/2022). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan adanya potensi cuaca ekstrem terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia pada 15 hingga 21 Oktober 2022. Karena kondisi atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup kompleks dan dinamis untuk sepekan kedepan, yang dipengaruhi oleh fenomena atmosfer global, regional ataupun lokal. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta periode 29 April hingga 3 Mei 2026.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan informasi ini berdasarkan informasi BMKG, wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Ibu kota diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi.

"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan," kata Isnawa kepada wartawan di Jakarta, Rabu 29 April 2026.

BPBD DKI juga mengajak masyarakat untuk memantau perkembangan kondisi secara berkala melalui berbagai kanal informasi resmi, seperti pemantauan tinggi muka air melalui laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel serta pembaruan informasi banjir di pantaubanjir.jakarta.go.id.

"Selain itu, masyarakat di wilayah Jakarta juga disarankan untuk dapat menyiapkan perlengkapan darurat seperti payung atau jas hujan serta tas siaga bencana," ucap Isnawa.

Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi call center Jakarta Siaga 112 ketika dalam kondisi darurat atau apabila membutuhkan pertolongan. Layanan ini beroperasi 24 jam dan dapat diakses secara gratis.

"BPBD DKI Jakarta memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di ibu kota," tandasnya.

Infografis Tips Hadapi Cuaca Ekstrem. (Liputan6.com/Abdillah/Gotri)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya