Legenda Real Madrid Ragukan Wacana Kembalinya Jose Mourinho: Bukan di Masa Terbaiknya

Spekulasi mengenai masa depan kursi pelatih Real Madrid semakin menguat jelang bursa transfer musim panas.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 27 April 2026, 17:04 WIB
Benfica menciptakan salah satu malam paling bersejarah di Liga Champions musim ini setelah menundukkan Real Madrid dengan skor 4-2, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis itu memastikan langkah klub Portugal tersebut ke fase play-off, sekaligus menorehkan cerita yang akan dikenang lama di Estadio da Luz. (AP Photo/Armando Franca)

Liputan6.com, Jakarta - Spekulasi mengenai kursi pelatih Real Madrid semakin menguat jelang bursa transfer musim panas. Posisi Alvaro Arbeloa disebut kian terancam setelah performa tim dinilai belum memenuhi ekspektasi manajemen klub.

Presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan mulai mempertimbangkan opsi pelatih berpengalaman untuk menggantikan Arbeloa. Salah satu nama yang mencuat adalah Jose Mourinho, sosok yang pernah menangani Los Blancos pada periode 2010 hingga 2013.

Dalam periode tersebut, Mourinho sukses mempersembahkan gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Namun, perjalanan kariernya di Santiago Bernabeu tidak sepenuhnya berjalan mulus dan kerap dianggap belum memenuhi ekspektasi besar klub.

Meski demikian, pelatih asal Portugal itu diyakini masih memiliki “urusan yang belum selesai” bersama Madrid dan terbuka untuk kembali.


Penolakan Guti

Sebagai informasi, saat ini, Benfica menunjukkan performa memuaskan dalam beberapa minggu terakhir, memenangkan tiga dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, ditambah satu hasil imbang dan satu kekalahan. Tampak dalam foto, pelatih Benfica, Jose Mourinho menyaksikan sesi latihan menjelang leg pertama play-off Liga Champions 2025/2026 melawan Real Madrid di Kampus Benfica, Seixal, pinggiran Lisbon, Portugal, pada Senin 16 Februari 2026. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Wacana kepulangan Mourinho pun memantik pro dan kontra di kalangan publik. Sebagian suporter menyambut ide tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang meragukannya. Salah satu suara kritis datang dari legenda klub, Guti Hernandez.

“Mourinho adalah pelatih hebat, tetapi menurut saya dia bukan lagi berada di masa terbaiknya," ujar Guti seperti dikutip dari Marca.

Apalagi dia datang dari Fenerbahce dan sempat menangani Benfica di situasi sulit. Ada pelatih lain yang saat ini berada dalam kondisi lebih baik untuk direkrut,” tambahnya.


Menanti Keputusan Real Madrid

Dua pemain Real Madrid, Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, menjadi sosok penting kemenangan Los Blancos atas Deportivo Alaves di Santiago Bernabeu, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Di sisi lain, manajemen Real Madrid disebut belum mengambil keputusan final terkait masa depan kursi pelatih. Hingga kini, belum ada pembicaraan resmi dengan pihak Mourinho. Klub disebut akan menunggu kepastian terkait posisi Arbeloa sebelum melangkah lebih jauh.

Situasi ini juga dipengaruhi oleh performa tim di kompetisi domestik. Meski secara matematis masih berpeluang menjuarai La Liga, jarak poin dengan rival utama, Barcelona, dinilai terlalu jauh dengan hanya enam pertandingan tersisa.

Jika Real Madrid kembali gagal meraih trofi besar musim ini, perubahan besar di tubuh tim hampir tak terelakkan. Arbeloa menjadi sosok yang paling berpotensi terdampak dari evaluasi tersebut, sementara nama Mourinho terus menjadi bahan perbincangan hangat di internal klub.


Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya