Peraturan BRI Super League Pernah Tentukan Juara, Kembali Terulang dengan Persib dan Borneo?

Persib Bandung dan Borneo FC bersaing di papan atas BRI Super League.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 27 April 2026, 16:32 WIB
Winger Persib Bandung, Uilliam Barros memenangkan duel udara melawan para pemain Borneo FC Samarinda dalam laga tunda pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Liputan6.com, Jakarta - BRI Super League menggunakan rekor pertemuan alias head-to-head untuk menentukan peringkat jika ada dua tim atau lebih yang memiliki poin serupa.

Dipakai sejak 2014, penerapan peraturan tersebut sudah menghasilkan dua keputusan penting yang memengaruhi jalannya sejarah sepak bola Tanah Air.

Pada edisi 2017, Bhayangkara FC keluar sebagai juara mengungguli Bali United. The Guardians dan Serdadu Tridatu sama-sama punya 68 angka. Bali United unggul selisih gol +38 berbanding +21, tapi kalah 1-3 dan 2-3 dalam dua duel versus Bhayangkara FC.

Pada musim 2021/2022, head-to-head dipakai bukan untuk menentukan raja kompetisi, melainkan siapa yang turun kasta. Barito Putera dan Persipura sama-sama memiliki 36 poin. Barito Putera unggul selisih gol (-8 berbanding -11) serta rekor pertemuan (1-0, 3-0).

 


Kembali Dipakai Musim Ini?

Adam Alis cetak gol di laga Borneo FC vs Persib Bandung. (Dok Persib)

Aturan head-to-head kini berpotensi digunakan seperti 2017. Pasalnya, hingga pekan 29, juara bertahan Persib Bandung dan penantangnya Borneo FC sama-sama mengoleksi 66 poin.

Persib sukses mengalahkan Borneo FC 3-1 pada pertemuan pertama musim ini, sebelum mengimbangi rival 1-1 pada lawatan ke Samarinda. Catatan tersebut membantu mereka mengungguli Borneo FC yang sebenarnya memimpin dalam hal selisih gol (+33 berbanding +32).

 


Jadwal di Sisa Kompetisi

BRI Liga 1 - Ilustrasi logo BRI Super League musim 2025/2026. (Bola.com/Adreanus Titus)

Masih ada lima pertandingan bagi kedua tim untuk mengubah nasib. Persib dijadwalkan bertemu Bhayangkara FC (tandang), PSIM Yogyakarta (kandang), Persija Jakarta (tandang), PSM Makassar (tandang), dan Persijap Jepara (kandang).

Sementara Borneo FC meladeni Persik Kediri (tandang), Persita Tangerang (kandang), Bali United (tandang), Persijap Jepara (tandang), dan Malut United (kandang).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya