Unitras Melepas 920 Juta Saham SRTG, Segini Nilainya

Unitras Pertama kini memiliki 31,62% saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 27 April 2026, 06:30 WIB
Pemegang saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) yakni Unitras Pertama melepas sejumlah saham SRTG. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) yakni Unitras Pertama melepas 920 juta saham SRTG. Langkah ini dilakukan untuk divestasi.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin (27/4/2026), Unitras Pertama melepas 920 juta saham SRTG dengan harga Rp 1.770 per saham pada 24 April 2026. Nilai transaksi penjualan saham SRTG itu mencapai Rp 1,6 triliun.

“Tujuan transaksi, dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi penjualan SRTG, Unitras mengenggam 24,84% atau setara 3.369.610.000 saham SRTG. Sebelumnya Unitras memiliki 31,62% saham SRTG. Nilai itu setara 4.289.610.000 saham SRTG.

Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 24 April 2026, harga saham SRTG turun 0,85% menjadi Rp 1.755 per saham. Saham SRTG dibuka naik 15 poin menjadi 1.785. Harga saham SRTG berada di level tertinggi Rp 1.785 dan terendah Rp 1.720 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.970 kali dengan volume perdagangan saham 9.264.479 saham.

Pada akhir pekan lalu, di pasar negosiasi tercatat transaksi saham SRTG mencapai Rp 1,6 triliun. Harga saham SRTG naik 0,51% menjadi Rp 1.550 per saham dari penutupan sebelumnya. Total frekuensi perdagangan saham sebanyak 2 kali dengan volume perdagangan saham 9.200.000. Harga saham tertinggi dan terendah di Rp 1.770 per saham.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Saratoga Bagikan Dividen

Sebelumnya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mengumumkan pembagian dividen tunai sebanyak-banyaknya sebesar Rp 200 miliar atau sekitar Rp 14,75 per lembar saham untuk tahun buku 2024. Rencana ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Rabu 25 Juni 2025.

Keputusan ini mencerminkan komitmen Saratoga untuk terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, didukung oleh kinerja portofolio yang solid dan arus kas yang kuat sepanjang 2024.

Direktur Keuangan Saratoga Lany D. Wong mengatakan, di tengah kondisi pasar yang dinamis, Saratoga mampu menjaga stabilitas portofolio investasi dan likuiditas yang solid sepanjang tahun 2024.

Perusahaan mencatatkan perolehan dividen dari portofolio investasi sebesar Rp 3,8 triliun, didukung oleh implementasi strategi investasi yang disiplin, selektif, dan berfokus pada sektor-sektor strategis yang memiliki pertumbuhan jangka panjang. Sepanjang 2024, Saratoga berhasil mempertahankan struktur keuangan yang kuat dan efisien, di dukung oleh kinerja positif dari perusahaan portofolio investasi.

"Hal ini memungkinkan kami untuk terus menjalankan strategi investasi yang berfokus pada penciptaan nilai dan mampu memberikan hasil nyata kepada para investor melalui pembagian dividen tunai,” kata Lany dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/6/2025).

 

 

Dewan Komisaris

Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan menyampaikan bahwa Saratoga senantiasa membuka ruang bagi perspektif baru guna memperkaya pengambilan keputusan strategis dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan Perusahaan tetap adaptif dan siap menjawab tantangan maupun peluang di masa mendatang.

Dalam RUPST ini pemegang saham Saratoga juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan sebagai bagian dari langkah strategis penyegaran struktur tata kelola. Saratoga mengangkat Aria Kanaka dan Stephanus Harjanto T. sebagai Komisaris Independen, menggantikan Anangga W. Roosdiono dan Sidharta Utama.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Dewan Komisaris yang telah menyelesaikan masa jabatannya atas kontribusi dan dedikasinya dalam mendukung pertumbuhan Saratoga. Di saat yang sama, kami juga menyambut kehadiran Dewan Komisaris baru yang kami yakini akan membawa perspektif dan pengalaman berharga untuk memperkuat arah strategis kami ke depan,” ungkap Devin.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya