Skandal Wasit Serie A Meledak: Gianluca Rocchi Diselidiki, Muncul Dugaan Intervensi VAR

Skandal wasit Serie A mencuat. Gianluca Rocchi diselidiki atas dugaan intervensi VAR. Sejumlah laga penting musim 2024/2025 masuk sorotan.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 26 April 2026, 20:02 WIB
Liga Italia - Ilustrasi logo Serie A musim 2025/2026. (Bola.com/Adreanus Titus)

Liputan6.com, Jakarta - Sepak bola Italia kembali diguncang isu serius yang menyasar integritas kompetisi. Skandal yang melibatkan perangkat pertandingan kini mencuat ke permukaan dan menjadi perhatian publik.

Sorotan utama tertuju pada Gianluca Rocchi, koordinator wasit Serie A dan Serie B. Ia dilaporkan tengah diselidiki atas dugaan keterlibatan dalam kecurangan olahraga.

Laporan awal datang dari kantor berita AGI dan kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah media besar Italia. Kasus ini dengan cepat berkembang menjadi isu besar karena menyangkut penggunaan teknologi VAR.

Beberapa pertandingan penting masuk dalam daftar investigasi yang kini ditangani otoritas hukum. Dugaan intervensi terhadap keputusan VAR menjadi inti dari penyelidikan tersebut.

Situasi ini memunculkan kembali perdebatan soal transparansi dan independensi perangkat pertandingan. Integritas sistem VAR yang selama ini diandalkan kini dipertanyakan.


Awal Mula Kasus dan Dugaan Intervensi VAR

Wasit Jerman, Deniz Aytekin, mengecek layar VAR (Video Assistant Referee) pada laga persahabatan antara Inggris versus Italia di London, 27 Maret 2018. (AFP/Ian Kington)

Kasus ini bermula dari surat pengaduan yang dikirim pada Mei 2025 oleh mantan asisten wasit Domenico Rocca. Laporan tersebut ditujukan kepada Asosiasi Wasit Italia (AIA).

Meski sempat diarsipkan oleh departemen keadilan olahraga, kasus ini kini berpotensi memasuki ranah pidana. Rocchi dilaporkan telah menerima pemberitahuan resmi penyelidikan pada 24 April.

Penyelidikan dipimpin oleh Jaksa Milan, Maurizio Ascione, dengan fokus pada sejumlah insiden di musim 2024/2025. Salah satu kasus yang disorot terjadi dalam laga Udinese melawan Parma pada 1 Maret 2025.

Dalam pertandingan itu, diskusi VAR awalnya mengarah pada pembatalan penalti terkait dugaan handball. Namun, keputusan berubah setelah adanya indikasi komunikasi eksternal di ruang VAR.

Petugas VAR Daniele Paterna sempat menyatakan keraguan terhadap penalti tersebut. Namun setelah beberapa detik, ia justru menyatakan keputusan sebaliknya.


Deretan Insiden dan Dampak Besar bagi Serie A

Pemain Torino, Saul Coco (kanan), dan pemain Inter Milan, Nicolo Barella, berebut bola dalam pertandingan Serie A Italia di Stadion San Siro, Milan, Senin (25 Agustus 2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Penyelidik menduga adanya intervensi langsung yang memengaruhi keputusan VAR dalam laga tersebut. Rocchi disebut-sebut mencoba menarik perhatian petugas VAR dari luar ruang kontrol.

Hipotesis ini menjadi salah satu fokus utama dalam proses penyelidikan. Jika terbukti, kasus ini berpotensi menjadi salah satu skandal terbesar dalam sepak bola Italia modern.

Selain laga Udinese vs Parma, penyelidikan juga mencakup insiden lain. Salah satunya terjadi pada pertandingan Inter melawan Verona musim 2023/2024.

Dalam laga tersebut, terjadi pelanggaran oleh Alessandro Bastoni yang tidak terdeteksi VAR. Insiden itu berujung pada penurunan jabatan petugas VAR Luigi Nasca ke Serie B.

Rangkaian kasus ini memperkuat dugaan adanya masalah sistemik dalam pengelolaan VAR. Dampaknya tidak hanya pada hasil pertandingan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap kompetisi.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya